Persatuan Purnakaryawan Perkebunan RI Potensial jadi Mitra Ahli PTPN VII

Eva Pardiana - Minggu, 28 Agustus 2022 07:18
Persatuan Purnakaryawan Perkebunan RI Potensial jadi Mitra Ahli PTPN VIIMusyawarah Cabang Ke-XII P3RI 2022 GSG PTPN VII, Sabtu 27 Agustus 2022. (sumber: Humas PTPN VII)

BANDAR LAMPUNG – Persatuan Purnakaryawan Perkebunan Republik Indonesia (P3RI) Cabang PTPN VII sebagai wadah para pensiunan memiliki potensi kepakaran yang mumpuni. Kompetensi dan pengalaman berpuluh tahun bekerja di perkebunan dinilai memiliki potensi untuk menjadi mitra keahlian yang bisa disumbangkan bagi PTPN VII.

Pernyataan itu disampaikan Okta Kurniawan, SEVP Business Support PTPN VII saat membuka Musyawarah Cabang Ke-XII P3RI 2022 GSG PTPN VII, Sabtu 27 Agustus 2022. Okta mengatakan, banyak karyawan yang memiliki keahlian penting yang harus berhenti berkarya karena memasuki usia pensiun berdasarkan peraturan.

“Banyak karyawan yang expert tetapi harus pensiun karena usia. Oleh karena itu, melalui wadah P3RI ini, saya berharap para purnakarya bisa menyumbangkan keahliannya kepada perusahaan. Silakan pengurus untuk membuat format kerjasama yang produktif agar keahlian para purnakarya ini bisa membantu perusahaan,” kata mantan Sekretaris Perusahaan PTPN VII ini.

Ia menambahkan, pengurus baru yang terpilih pada Muscab ini bisa membangun sinergi dengan PTPN VII. Berbagai aspek, baik yang bersifat keilmuan, kepakaran, inovasi, pemanfaatan sumber daya, maupun kerjasama produktif lainnya bisa diajukan.

“Silakan kepada pengurus untuk mengoptimalkan pemanfaatan resources yang ada. Ajukan proposal, simulasi skema kerjasama yang win-win (saling menguntungkan), dan bentuk sinergi lainnya. Banyak aset dan potensi yang bisa kita garap bersama. Yang penting, semua aspek teknis dan legalitas terpenuhi pasti kita akomodasi,” kata dia yang disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Pada Muscab P3RI PTPN VII kali ini, Ramelan Surpiyadi terpilih kembali menjadi Ketua Umum P3RI Cabang PTPN VII masa bakti 2022-2026. Ramelan yang juga Ketua inkumben (masa bakti 2016—2022) meraih 18 suara dari 25 suara pemilik hak pilih yang diperebutkan oleh empat calon. Tiga calon lainnya, yakni Harry Darso mendapat tiga suara, Prihakso dua suara, dan Bambang Rakhmadi dengan dua suara.

Usai mendapat mandat, Ramelan S menyatakan siap mengemban tugas organisasi. Ia menyebut, P3RI akan digerakkan dengan mengakomodasi aspirasi anggota sekaligus mengisi peluang prospek yang ada di perusahaan. Ke depan, kata dia, P3RI harus menjalin sinergi dengan PTPN VII pada berbagai bidang kegiatan yang lebih produktif.

“P3RI memang isinya para pensiunan, tetapi bukan berarti potensi kami sudah habis. Masih sangat banyak yang secara kualifikasi dan energi sangat produktif, tetapi memang harus berpisah dengan manajemen perusahaan karena usia. Oleh karena itu, kerja sama kita ke depan bukan hanya aspek-aspek sosial semata, tetapi juga yang produktif,” kata mantan Kepala Bagian Pengadaan PTPN VII ini.

Ketua Panitia Hadi Asmanto dalam laporannya mengatakan, Muscab P3RI Cabang PTPN VII menjadi momen yang sangat ditunggu karena sudah tertunda akibat pandemi. Mengusung tema “Dengan Semangat Muscab Ke XII P3RI PTPN VII siap melakukan Konsolidasi dan Kolaborasi Dengan Stakeholder," pihaknya berharap semua pengurus dan anggota mengambil peran lebih banyak dan produktif.

“P3RI ke depan harus aktif dan membangun sinergi dengan perusahaan dan stakeholder dengan kegiatan yang lebih produktif. Saya kira kita masih punya energi untuk tumbuh dan menyumbang keahlian kepada perusahaan,” kata dia. 

Muscab dihadiri 25 ranting dari tiga provinsi, yakni Lampung, Sumsel, dan Bengkulu sesuai dengan domisili unit-unit kerja PTPN VII. Ditambah satu anak Cabang Palembang dan satu ranting Jawa Timur/Jawa Tengah.

“Mari kita laksanakan Muscab dengan semangat kebersamaan demi mewujudkan kesetiakawanan purnakaryawan, khususnya di lingkup Cabang PTPN VII yang sangat kita cintai ini,” kata dia.

Hadi menambahkan, hingga saat ini anggota P3RI Cabang PTPN VII lebih dari 13 ribu orang. Namun demikian, jumlah itu tidak bisa perperan aktif di organisasi karena setelah pensiun banyak yang pulang kampung dan tinggal di luar wilayah kerja PTPN VII. (*)

RELATED NEWS