Mulai Implementasi CCUS, Pertamina Injeksi C02 di Jatibarang
Yunike Purnama - Kamis, 27 Oktober 2022 09:43
JAWA BARAT - PT Pertamina Persero mulai mengimplementasikan teknologi Carbon Capture Storage (CCS)/Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) dengan melakukan injeksi perdana C02 di Lapangan Pertamina EP Jatibarang Field, Indramayu, Jawa Barat.
Injeksi C02 ini merupakan realisasi kerja sama antara Pertamina (Persero), Pertamina EP, dan Japan Oil, Gas and Metals National Corporation (JOGMEC) terkait 'JOGMEC on CO2 Injection for Enhanced Oil Recovery (CCUS-EOR) Project in Jatibarang Field'.
SVP Research Technology and Innovation Pertamina, Oki Muraza mengatakan penerapan teknologi CCUS merupakan komitmen Pertamina mendukung program Pemerintah untuk mempercepat transisi energi dan mencapai target penurunan emisi sebesar 29% pada 2030 dan Net Zero Emission pada 2060.
- Beasiswa Pendidikan Creativa Dibuka, Ayo Segara Daftar!
- Menkeu akan Cairkan Dana Kompensasi PLN dan Pertamina Rp163 Triliun
- MESOP Mitratel Incar Dana Segar Rp32,25 Miliar
Implementasi injeksi CO2 akan menjadi tulang punggung Pertamina dalam meningkatkan produksi migas dan sustainability," ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip Kamis, 27 Oktober 2022.
Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji menyambut baik implementasi teknologi CCUS yang dilakukan Pertamina dan merupakan pertama kali dilakukan di lapangan migas di Indonesia.
"Teknologi CCUS menjadi enabler yang mampu meningkatkan produksi migas melalui CO2-EOR sekaligus mengurangi emisi GRK secara signifikan," jelas Tutuka.
- TrenAsia ESG Excellence 2022 Apresiasi Praktik Bisnis Berkelanjutan, Ini Daftar Penerima Penghargaannya
- Milenial Melek Inklusi, Milenial Percaya Diri!
- Ratusan Karya Mahasiswa DKV IIB Darmajaya Pameran untuk Umum
Menurut Tutuka, injeksi CO2 dalam penerapan CCUS dapat mengakselerasi dan mendukung target produksi migas nasional 1 juta barrel dan 12 MMSCFD pada 2030, serta Net Zero Emission di 2060
Hingga saat ini, potensi dekarbonisasi tersebar di berbagai lokasi, di antaranya yang saat ini sedang dilakukan studi adalah Jatibarang, Sukowati, Gundih, Ramba, Subang, Akasia Bagus dan Betung.
Secara total, potensi dekarbonisasi di seluruh area Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina, di kisaran 15 juta ton carbon equivalent. (*)