Wagub Jihan Pelajari Pengelolaan Badan Usaha Pramuka di Jabar
Redaksi Daerah - Jumat, 22 Mei 2026 21:56
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi jajaran Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung melakukan studi pembelajaran pengelolaan badan usaha Pramuka di lingkungan Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat, di Hotel Bumi Kitri Pramuka, Bandung, Jumat (22/5/2026). (sumber: Adpim Pemprov Lampung)BANDUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi jajaran Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung melakukan studi pembelajaran pengelolaan badan usaha Pramuka di lingkungan Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat, di Hotel Bumi Kitri Pramuka, Bandung, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan pengembangan potensi ekonomi kepramukaan, khususnya dalam pengelolaan badan usaha yang mendukung kemandirian organisasi.
Kehadiran Jihan Nurlela yang juga menjabat sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung diterima oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat, Baim Setiawan, beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Jihan menegaskan bahwa pengembangan badan usaha Pramuka memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan organisasi sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi anggota Pramuka untuk membangun karakter, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan.
Menurutnya, badan usaha Pramuka tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki kemampuan kepemimpinan, tanggung jawab, kreativitas, serta keterampilan yang bermanfaat di masa depan.
Melalui pengelolaan badan usaha, anggota Pramuka juga dapat belajar tentang kerja sama tim, manajemen usaha, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan.
Selain memberikan manfaat bagi organisasi dan anggota, Jihan menilai badan usaha Pramuka juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Keberadaannya dinilai mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kerja sama dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat sekitar dalam mendukung berbagai kegiatan kepramukaan.
Ia juga menyebut badan usaha Pramuka dapat berperan dalam mendukung kegiatan sosial dan pendidikan karakter di tengah masyarakat, termasuk melalui pelatihan, kegiatan kepemudaan, dan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya.
Menurut Jihan, penguatan badan usaha Pramuka merupakan bagian penting dalam membangun organisasi yang mandiri, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan generasi muda yang produktif serta memiliki kepedulian sosial.
Melalui studi pembelajaran tersebut, Kwarda Gerakan Pramuka Lampung diharapkan dapat memperoleh referensi dan pengalaman dalam mengembangkan badan usaha Pramuka yang lebih baik, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi organisasi, anggota, maupun masyarakat. (pl)

