Bank Siapkan Uang Tunai Lebih Banyak Penuhi Kebutuhan Natal dan Tahun Baru 2023

Yunike Purnama - Selasa, 20 Desember 2022 11:03
Bank Siapkan Uang Tunai Lebih Banyak Penuhi Kebutuhan Natal dan Tahun Baru 2023Ilustrasi uang tunai (sumber: Ismail Pohan/TrenAsia.com)

JAKARTA - Sejumlah perbankan menyiapkan uang tunai lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan nasabah menjelang libur natal 2022 dan tahun baru 2023 (nataru). Tak main - main, uang tunai yang dipersipakan perbankan mencapai triliun rupiah.  

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) misalnya, menyiapkan uang tunai sebesar Rp 16,46 triliun. Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo bilang dana yang dialokasikan tersebut meningkat 3,2% dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 15,95 triliun.

"Pengalokasian dana ini didasari oleh faktor eksternal dan internal. Adapun dana tunai sebesar Rp 16,46 triliun tersebut nantinya akan dialokasikan untuk pemenuhan ATM sebesar Rp 6,02 triliun, CRM sebesar Rp 2,31 triliun, dan outlet sebesar Rp 8,13 triliun," kata Okki dalam keterangan resmi pada Jumat, 16 Desember 2022.

Dibandingkan dengan tahun lalu, alokasi dana di CRM, dan outlet masing-masing meningkat 17,7 persen dan 2,8%. Sementara untuk kebutuhan ATM justru menurun 1% dibandingkan realisasi tahun lalu.

“Kami berharap Natal dan tahun baru tahun ini semakin meriah. Tentunya sebagai bank kami akan tetap menyediakan berbagai solusi perbankan, termasuk tunai kepada masyarakat," kata Okki.

Bank plat merah ini memproyeksikan kebutuhan uang tunai di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mencapai 2,97 triliun atau 18 persen dari total uang tunai yang disiapkan.

Sementara itu, kebutuhan uang kas di luar Jabodatebek diperkirakan mencapai Rp 13,49 triliun atau 82 persen dari total uang tunai yang disiapkan oleh perusahaan.

"Dalam kesempatan ini, kami juga mau kembali sampaikan bahwa semua transaksi pembelian dan kirim-kirim uang sudah dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan murah melalui aplikasi BNI mobil banking maupun dompet digital," kata Okki.

Sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) menyiapkan uang tunai sebesar Rp 21 triliun, atau naik 12 persen dari tahun lalu. Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan transaksi tunai masyarakat selama 33 hari sejak 1 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

“Kami memperkirakan transaksi nasabah pada periode hari raya Natal dan tahun baru 2023 akan mengalami peningkatan. Untuk itu, seluruh kantor cabang kami pun juga akan tetap beroperasi normal untuk melayani nasabah” kata Rudi.

Pihaknya telah mengantisipasi puncak transaksi nasabah di ATM maupun EDC pada hari raya Natal dan tahun baru. Saat ini, total ATM Bank Mandiri yang beroperasi tercatat sebanyak 13.026 mesin yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia.

"Transaksi pada mesin EDC diperkirakan juga akan mengalami peningkatan pada hari raya Natal dan tahun baru 2023, mengingat adanya pembagian THR untuk karyawan yang merayakan Natal serta Hari Belanja Nasional (Harbolnas)," kata Rudi.

Untuk mengintisipasi hal ini, perusahaan telah menyediakan jaringan EDC yang digunakan oleh lebih dari 338.601 mitra merchant untuk mendukung transaksi non-tunai nasabah.

Di samping itu, pihaknya juga memastikan bahwa Call Center 14000 atau Live Chat MITA pada akun resmi WhatsApp Bank Mandiri di +62 811-84-14000 siap untuk membantu nasabah dalam melakukan transaksi keuangan.

Bank Mandiri juga melakukan penambahan jam operasional untuk layanan transaksi SKNBI dan BI-RTGS di kantor cabang. Layanan tersebut dapat dilakukan sampai dengan pukul 15.00 dan khusus untuk layanan penyetoran penerimaan negara pada 30 Desember 2022, diperpanjang hingga pukul 17.00.

Sementara akses transaksi SKNBI dan BI-RTGS via Aplikasi Livin’ by Mandiri pada periode 1 - 21 Desember 2022 diperpanjangan hingga pukul 15.25 WIB. Pada periode 22 - 29 Desember 2022 diperpanjang hingga pukul 16.25 WIB dan pada 30 Desember 2022 diperpanjang hingga pukul 20.55 WIB. (*)

Editor: Redaksi
Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS