Penulis:Yunike Purnama

Kabarsiger.com, Jakarta -
Wajah baru Kementerian BUMN yang dinakhodai Erick Thohir mulai terlihat. Strukturnya terlihat bagus. Erick terlihat jago meracik formula tim tangguh dalam mengembangkan BUMN.
Sejak cuci gudang pejabat eselon I, Erick memang terlihat sibuk. Seluruh pejabat eselon I Kementerian BUMN hilang dari orbit. Tapi, pejabat-pejabat ini sebenarnya tidak betul-betul hilang. Mereka ditempatkan di pos baru di beberapa perusahaan BUMN.
“Penugasan ini dilakukan agar pejabat yang berasal dari birokrasi dapat memahami permasalahan di korporasi, sebagaimana pejabat di korporasi harus mengerti birokrasi,” tutur Erick.
Ada lima Pejabat Eselon I yang telah ditunjuk penempatannya.
Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro menurut Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-269/MBU/11/2019 per tanggal 18 November 2019 diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Holding Company.
Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo, menurut Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-270/MBU/11/2019 per tanggal 18 November 2019 diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Perum Bulog.
Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis, Hambra, menurut Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-272/MBU/11/2019 per tanggal 18 November 2019 diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).
Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Wahyu Kuncoro, menurut Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-273/MBU/11/2019 per tanggal 18 November 2019 diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pegadaian (Persero).
Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno, menurut Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-274/MBU/11/2019 per tanggal 18 November 2019 diangkat sebagai Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero). Fajar sebelumnya menjabat Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media. (ant)