PTPN I Dukung Pengembangan Pusat Riset Bibit Perkebunan Nasional

2026-07-12T19:57:17.000Z

Penulis:Eva Pardiana

PTPN I Dukung Pengembangan Pusat Riset Bibit Perkebunan Nasional.jpeg
PT Perkebunan Nusantara I (Persero) menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Pusat Riset dan Pembibitan Tanaman Perkebunan Nasional di Kabupaten Lampung Selatan.

LAMPUNG SELATAN – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Pusat Riset dan Pembibitan Tanaman Perkebunan Nasional di Kabupaten Lampung Selatan.

Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras, mengatakan program yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Pangan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas perkebunan, serta mendorong kemandirian penyediaan bibit unggul di Indonesia.

Komitmen itu disampaikan Abdul Rivai Ras saat menghadiri diskusi strategis dan peninjauan lapangan di Kebun Kedaton Trikora, PTPN I (Persero) Regional 7, Lampung Selatan, Sabtu (11/7).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Koordinator Bidang Pangan terkait pengembangan kawasan riset dan pembibitan tanaman perkebunan seluas sekitar 100 hektare yang akan dilaksanakan secara bertahap.

Pada tahap awal, pengembangan pusat riset dan pembibitan akan dimulai di lahan seluas lima hektare milik PTPN I (Persero) Regional 7.

Pembahasan dipimpin Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kasan, dan dihadiri Direktur Utama PTPN I (Persero) Abdul Rivai Ras, Direktur Aset PTPN III Agung Setya Imam Efendi, Direktur Pemasaran dan Aset PTPN I (Persero) Arif Budiman, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Turut hadir Tenaga Ahli Kementerian Koordinator Bidang Pangan Hadi Daryanto, Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian Bagus, dan akademisi Prof. Nelson.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kasan, mengapresiasi komitmen PTPN I dalam mendukung pelaksanaan program nasional tersebut.

"Terima kasih atas kehadiran dan dukungan para pemangku kepentingan, khususnya Direktur Utama PTPN I (Persero) dan Direktur Aset PTPN III, terhadap program Kementerian Koordinator Bidang Pangan untuk mengembangkan pusat pembibitan tanaman perkebunan di Lampung Selatan. Sinergi yang berkelanjutan perlu terus dibangun agar program ini dapat terwujud," ujar Kasan.

Abdul Rivai Ras menegaskan PTPN I siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem riset dan pembibitan perkebunan nasional.

"PTPN I (Persero) siap mendukung penuh pilot project Pusat Riset dan Pembibitan Tanaman Perkebunan yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Kami meyakini keberadaan pusat riset ini akan menjadi fondasi penting dalam menghasilkan bibit unggul, mempercepat inovasi perkebunan, sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor perkebunan nasional," kata Rivai.

Menurutnya, dukungan PTPN I tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan aset dan lahan, tetapi juga melalui kolaborasi strategis dengan kementerian, pemerintah daerah, BUMN, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi petani dan industri perkebunan di Indonesia.

"Program ini merupakan implementasi nyata komitmen PTPN I terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kami ingin menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan melalui pengembangan riset, inovasi, dan penyediaan bibit unggul yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional," tambah Rivai.

Ia menegaskan seluruh mekanisme kerja sama akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, regulasi BUMN, serta prinsip Good Corporate Governance (GCG). Hal tersebut menjadi landasan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan profesional.

Dalam pertemuan itu, para pemangku kepentingan juga membahas sejumlah agenda strategis. Di antaranya penetapan lokasi pembibitan tahap awal, rencana pemindahan koleksi bibit tanaman perkebunan dari Medan ke Lampung Selatan, serta percepatan penyelesaian dokumen kerja sama riset dan pengembangan.

Langkah tersebut menjadi fondasi pembangunan pusat pembibitan modern yang diharapkan mampu menjadi rujukan nasional dalam penyediaan bibit tanaman perkebunan berkualitas.

Pada tahap awal, pusat pembibitan akan difokuskan pada pengembangan sejumlah komoditas strategis, yakni lada, kelapa, kakao, dan alpukat.

Bibit unggul yang dihasilkan nantinya akan didistribusikan kepada petani di Kabupaten Lampung Selatan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan kesejahteraan masyarakat. Pelaksanaan riset juga akan melibatkan Universitas Indonesia Mandiri Lampung sebagai mitra akademik.

Bagi PTPN I, pengembangan Pusat Riset dan Pembibitan Tanaman Perkebunan Nasional menjadi bagian dari transformasi perusahaan menuju korporasi agribisnis berkelas dunia yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan nasional.

Melalui kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan aset negara secara produktif, PTPN I terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan sektor perkebunan yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Ke depan, kawasan Pusat Riset dan Pembibitan Tanaman Perkebunan Nasional di Lampung Selatan diharapkan berkembang menjadi pusat inovasi, pendidikan, dan hilirisasi teknologi perkebunan.

Kehadiran pusat tersebut diharapkan memperkuat ketersediaan bibit unggul nasional, mendukung program swasembada pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkokoh daya saing perkebunan Indonesia di tingkat global. (pn)