Presiden Resmikan Empat Embung di Jawa Tengah

2021-12-14T17:43:07.000Z

Penulis:Eva Pardiana

IMG_20211214_173758.jpg
Presiden RI Joko Widodo saat memberikan keterangan pers usai peresmian empat embung yang dipusatkan di Embung Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa, 14 Desember 2021.

TEMANGGUNG – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan empat embung dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Tengah, Selasa (14/12/2021). Keempat embung tersebut, yaitu Embung Bansari yang ada di Kabupaten Temanggung, Embung Dukun dan Embung Pagergunung di Magelang, serta Embung Tlogoguwo di Purworejo.

“Pagi hari ini saya datang ke Kabupaten Temanggung untuk meresmikan empat embung yang telah kita bangun dari 66 embung yang kita bangun di tahun 2021,” ujar Jokowi dalam keterangannya usai peresmian yang dipusatkan di Embung Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung.

Berdasarkan data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Embung Bansari memiliki kapasitas tampung 8,588 meter kubik dengan luas genangan 0,56 hektare dan dibangun dengan biaya Rp9,2 miliar. Embung Dukun memiliki kapasitas tampung 16.395 meter kubik dengan luas genangan 0,578 hektare dan dibangun dengan biaya Rp8,4 miliar.

Sementara itu, Embung Pagergunung memiliki kapasitas tampung 7.500 meter kubik dengan luas genangan 0,32 hektare dan dibangun dengan biaya Rp4,2 miliar. Terakhir, Embung Tlogoguwo diketahui memiliki kapasitas tampung 15.775 meter kubik dengan luas genangan 0,573 hektare dan dibangun dengan biaya Rp11,6 miliar.

Presiden Jokowi berharap keberadaan embung-embung tersebut dapat memberikan sejumlah manfaat nyata bagi produktivitas pertanian, penyediaan air baku, hingga potensi pariwisata bagi masyarakat sekitar.

"Kita harapkan dengan telah siapnya embung-embung yang ada, produktivitas pertanian bisa lebih baik dan juga bisa juga airnya dipakai untuk air baku di rumah-rumah, serta untuk pariwisata masyarakat,” ungkap Presiden.

Peresmian Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq. (*)