Peringatan Kartini, Perempuan Lampung Didorong Perkuat Pendidikan

2026-04-20T16:17:07.000Z

Penulis:Redaksi Daerah

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, saat membacakan sejarah singkat perjuangan R.A. Kartini dalam upacara peringatan Hari Kartini Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (20/4/2026).

BANDAR LAMPUNG — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengajak kalangan perempuan di Lampung memaknai perjuangan Raden Ajeng Kartini melalui penguatan pendidikan guna menginspirasi perempuan untuk terus berkembang dan berkiprah dalam pembangunan.

Hal tersebut disampaikan saat membacakan sejarah singkat perjuangan R.A. Kartini dalam upacara peringatan Hari Kartini Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, Kartini merupakan sosok perempuan visioner yang memperjuangkan kesetaraan melalui pemikiran dan tulisan-tulisannya yang kemudian dibukukan dalam karya “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

“Raden Ajeng Kartini percaya bahwa pendidikan adalah pintu kemajuan bagi perempuan. Pemikirannya menjadi simbol perjuangan melawan ketidakadilan serta menginspirasi perempuan Indonesia untuk terus berkembang dan memiliki kesempatan yang setara,” ujarnya.

Upacara bertema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi” diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta berbagai organisasi perempuan di Provinsi Lampung.

Seluruh petugas upacara dalam peringatan tersebut merupakan perempuan, mulai dari pemimpin upacara, inspektur upacara, hingga pasukan pengibar bendera. Hal ini menjadi simbol semangat emansipasi sekaligus bentuk penghormatan terhadap perjuangan Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender di Indonesia.

Peringatan Hari Kartini sendiri diperingati setiap 21 April untuk mengenang kelahiran dan perjuangannya dalam membuka akses pendidikan serta memperjuangkan hak-hak perempuan di tengah keterbatasan budaya pada masanya.

Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Maulida Zauroh, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran strategis perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

Menurutnya, semangat Kartini telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk memperoleh hak setara, khususnya dalam pendidikan, kehidupan sosial, dan pembangunan bangsa.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berkomitmen mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Saat ini, keterwakilan perempuan dalam struktur pemerintahan juga terus meningkat. Dari total 48 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, sebanyak 14 di antaranya merupakan perempuan atau sekitar 30 persen.

Melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk memperkuat peran perempuan melalui peningkatan akses pendidikan dan pelatihan, mendorong partisipasi dalam pembangunan ekonomi, memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta membangun budaya yang menjunjung tinggi kesetaraan gender.

Perempuan juga diharapkan semakin diberi ruang untuk berperan dalam kepemimpinan di berbagai sektor.

“Kesetaraan gender bukan hanya tanggung jawab perempuan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari jadikan semangat Kartini sebagai inspirasi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan Provinsi Lampung,” ujarnya.

Melalui peringatan ini, semangat perjuangan Kartini diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi perempuan di Lampung untuk menjadi pribadi yang mandiri, cerdas, dan berdaya saing, serta tetap menjunjung nilai budaya dan keluarga. (PL)