Penulis:Yunike Purnama
Selanjutnya kelompok transportasi 0,13 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 2,18 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,06 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,09 persen.
"Komoditas yang dominan memberikan andil dalam pembentukan deflasi bulan Maret 2020 diantaranya, cabai merah sebesar 0,16 persen, telepon seluler 0,10 persen, cabai rawit 0,06 persen, beras 0,06 persen, ikan tongkol/ikan ambu-ambu 0,02 persen, minyak goreng 0,02 persen, cumi-cumi 0,02 persen, angkutan udara 0,02 persen, ikan kembung/gembung 0,02 persen dan bawang putih 0,02 persen,"ujarnya.
Sebaliknya ada sebelas kelompok pengeluaran di Kota Bandarlampung, antara lain dua kelompok mengalami inflasi yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar lainnya sebesar 0,10 persen dan kelompok kesehatan 0,09 persen.
Sementara, kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok pendidikan; dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan kenaikan maupun penurunan indeks.(*)