Evaluasi Asian Games 2023, Kementerian PUPR Maksimalkan Fasilitas Latihan Atlet

2023-10-10T05:33:23.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Editor:Redaksi

Ilustrasi
Ilustrasi

CHINA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono dalam kunjungan kerjanya sebagai Chief de Mission (CdM) Tim Indonesia pada Asian Games ke-19 di Hangzhou, China mengevaluasi hasil perolehan Tim Indonesia jelang penutupan Asian Games ke-19 pada Minggu, 8 Oktober 2023.

Basuki menyebut akan terus mengupayakan pemenuhan infrastruktur latihan bagi para atlet, supaya olahraga Indonesia dapat lebih bersemangat untuk memperoleh prestasi di ajang internasional. 

“Sebagai CdM, kami bertugas melayani kebutuhan para atlet. Maka kalau ada permasalahan memang harus disampaikan ke CdM. Jadi saya kira, termasuk penyediaan infrastruktur latihan itu juga merupakan tanggung jawab Kementerian PUPR, dan tentu akan kita siapkan supaya dapat mendukung dan meningkatkan prestasi olahraga Indonesia,” ujar Basuki dalam keterangan resmi pada 8 Oktober 2023.

Menurut Basuki, salah satu tugas Pemerintah Indonesia adalah menyediakan infrastruktur latihan untuk para atlet. "Ini adalah tanggung jawab saya sebagai Menteri PUPR. Saat ini, Kementerian PUPR telah memasukkan program penyediaan fasilitas latihan untuk atlet dalam agenda kerja kami," tambah Basuki. 

Sebagai contoh, Basuki mengungkapkan bahwa Kementerian PUPR sedang mempersiapkan rehabilitasi fasilitas latihan skateboard di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan juga sedang memperbaiki fasilitas untuk cabang olahraga hockey dan renang. 

"Ketika kami telah memenuhi kewajiban kami, tentu kami juga berharap mendapatkan yang seharusnya menjadi hak mereka. Saya yakin para atlet telah menjalankan kewajiban mereka dengan baik, jadi jika kami tidak memenuhi hak mereka, itu tidak akan adil," sebut Basuki.

Basuki menyebutkan walaupun telah mendapatkan 7 medali emas, 11 medali perak dan 18 medali perunggu, Tim Indonesia tetap berpeluang menambah perolehan medali pada cabang olahraga (cabor) archery, soft tennis, dragon boat, karate, sport climbing, dan marathon swimming. 

“Kita bukan menghibur diri, tapi kita harus optimis bahwa masih ada 6 cabor yang bisa kita menangkan lagi. Tapi, apapun hasilnya, kita harus bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan selama ini. Entah itu perunggu, perak, atau emas, kita sudah mengupayakan yang terbaik bagi indonesia,” ujar Basuki.(*)