Cabai Penyumbang Inflasi Terbesar Tahun 2019

2019-12-31T14:50:52.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Cabai di pasar tradisional
Cabai di pasar tradisional

Kabarsiger.com, Bandar Lampung - Tahun 2019 terdapat peningkatan tekanan inflasi pada tengah tahun dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun secara rata-rata masih berada dalam batas target inflasi tahunan yakni 3,5±1%(yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Budiharto Setyawan mengatakan bahwa peningkatan tekanan inflasi tersebut didorong oleh peningkatan harga aneka cabai yang menjadi penyumbang inflasi terbesar selama 5 bulan berturut-turut akibat keterbatasan pasokan.

"Selain itu komoditas bawang merah juga menjadi penyumbang inflasi di akhir tahun akibat mundurnya masa tanam seiring dengan kemarau panjang yang terjadi di Lampung,"ujar Budiharto di Bank Indonesia, Senin (30/12/2019).

Musim kemarau panjang akibat dampak El Nino di Lampung yang terjadi hingga minggu kedua Desember membuat beberapa petani menunda masa tanam. Hal tersebut dapat menjadi indikasi mundurnya masa panen di tahun 2020 dan mendorong inflasi bahan pangan.

Selain itu, prediksi BMKG Lampung menyebutkan bahwa musim penghujan hanya akan terjadi di awal tahun 2020 hingga bulan April. Sehingga prediksi kemarau panjang akan kembali terjadi di tahun depan dan harus diantisipasi untuk menentukan masa tanam optimal dan juga menjaga ketersediaan bahan pangan.(*/VR)