Bansos Mulai Januari 2020 Dicairkan, Ini Tujuannya kata Sri Mulyani

2020-01-03T02:40:18.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Ilustrasi
Ilustrasi

Kabarsiger.com, Jakarta - Bantuan sosial (bansos) akan segera dicairkan agar ekonomi dalam negeri bisa tumbuh. Adapun pencairan dilakukan pada Januari atau kuartal I 2020. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, dikatakan Sri Mulyani, bansos yang akan dicairkan itu berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Beras Sejahtera, dan Dana Desa. Ia menyebut, percepatan pencairan dilakukan sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Mekanisme sesuai dengan sidang kabinet yang diputuskan pada Desember 2019 lalu terhadap menteri adalah meminta mereka segera gunakan instrumen fiskal pada Januari atau kuartal I ini," katanya, Kamis (2/1/2020).

Ia menerangkan, melalui kebijakan ini, pemerintah berharap ekonomi domestik terjaga di kisaran 5 persen. Saat ini, ketidakpastian ekonomi masih menghantui akibat perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China belum sepenuhnya usai.

"Ini tantangan tidak mudah melihat ekonomi dunia seperti ini," jelasnya.

Sebelumnya, ia menyebut bahwa model pencairan bansos tahun ini tak jauh berbeda dengan 2019 lalu. Untuk diketahui, anggaran bansos yang dicairkan lebih dulu pada tahun ini berupa PKH. Sri Mulyani mengatakan, pencairan anggaran bansos cocok dilakukan lebih dulu karena memberi dampak langsung ke masyarakat. Dengan demikian, manfaat pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) 2020 dapat langsung dirasakan masyarakat.

Pemerintah diketahui sudah mengalokasikan anggaran bansos mencapai Rp102,9 triliun atau meningkat 3,3 persen dari outlook realisasi anggaran bansos pada APBN 2019, Rp99,6 triliun. Terkait ekonomi global tahun ini, Dana Moneter Internasional (IMF) menargetkan pertumbuhan ekonomi dunia moderat hanya 3,4 persen pada tahun ini. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi global tahun lalu diprediksi sebesar 3 persen.(*)