Tinjau Prokes di Moda Transportasi, Arinal Minta Penumpang Dibatasi

Eva Pardiana - Selasa, 04 Mei 2021 21:14
Tinjau Prokes di Moda Transportasi, Arinal Minta Penumpang DibatasiGubernur Lampung Arinal Djunaidi saat meninjau penerapan prokes di gerbong kereta api Stasiun PT KAI Tanjung Karang, Bandar Lampung, Selasa (4/5/2021). (Dok. Adpim Pemprov Lampung)

Kabarsiger.com, Bandar Lampung – Demi memastikan terlaksananya protokol kesehatan di sejumlah titik simpul transportasi, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau sejumlah moda transportasi angkutan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Selasa (4/5/2021).

Adapun lokasi yang dikunjungi Arinal, yakni Stasiun PT KAI Tanjung Karang dan Pospam Ryacudu di Kota Bandar Lampung. Kemudian, Dermaga Eksekutif dan Dermaga Reguler Pelabuhan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan.

Pada kunjungan tersebut, Arinal ingin memastikan langsung kondisi di lapangan, baik sarana prasarana untuk mendukung pengendalian transportasi, termasuk personil di lapangan dan peralatan uji GeNose C19 di setiap simpul transportasi.

"Kita saling berkoordinasi sekaligus melihat kondisi di lapangan," ujarnya.

Arinal mengatakan meski masyarakat sudah diimbau untuk tidak melakukan mudik dan sudah tahu bahwa akan ada penutupan akses transportasi, namun aktivitas mudik tidak bisa dihindarkan.

Untuk itu, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, Arinal meminta di setiap moda transportasi harus ketat terhadap protokol kesehatan serta membatasi kuota para penumpang.

Bahkan para penumpang yang akan memasuki Provinsi Lampung wajib mengantongi surat negatif Covid-19 atau dilakukan test secara langsung dilokasi simpul transportasi.

"Mohon dilihat penumpangnya. Saya juga meminta untuk melakukan penambahan personil didalam pengawasan dan pengendalian," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan protokol kesehatan tetap menjadi fokus di Pelabuhan Bakauheni.

Ira menyebutkan dengan adanya pembelian tiket ferry berbasis online atau Ferizy, antisipasi terhadap kuota penumpang lebih tersistem.

"Sehingga berangkat sesuai dengan slot yang ada dan dengan ini antisipasi lebih tersistem. Hasilnya, tidak ada antrian yang sangat buruk terjadi," ujarnya. (VA)

RELATED NEWS