Resolusi 2026 PTPN I Fokus Laba dan Circular Economy
Eva Pardiana - Rabu, 07 Januari 2026 19:23
PTPN I menggelar kegiatan Refleksi 2025 dan Resolusi 2026 di Gedung Agro Plaza, Jakarta, Senin (5/1/2026). (sumber: PTPN I)JAKARTA — PTPN I menggelar kegiatan Refleksi 2025 dan Resolusi 2026 di Gedung Agro Plaza, Jakarta, Senin (5/1/2026). Acara ini menjadi momentum evaluasi kinerja perusahaan sepanjang 2025 sekaligus penetapan arah strategis PTPN I pada 2026.
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan bahwa kinerja perusahaan sepanjang 2025 menunjukkan capaian yang progresif dan melampaui target. Hal tersebut tercermin dari laba operasional hingga November 2025 yang mencapai Rp1,95 triliun, jauh di atas target RKAP sebesar Rp800 miliar.
Selain itu, kondisi arus kas perusahaan tercatat sehat di angka Rp900 miliar atau setara dengan ketahanan dana cadangan selama enam bulan operasional. Sementara EBITDA PTPN I mencapai Rp3,18 triliun, didukung oleh kontribusi positif komoditas karet, kopi, kakao, dan tembakau yang mulai pulih pada akhir 2025.
- Erlangga Lampung Buka Lowongan Marketing hingga Security
- Marimar Snack UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Modern
- Jasa Raharja Pastikan Santunan Tepat Sasaran selama Nataru
Memasuki 2026, PTPN I menetapkan fokus pada pengembangan bisnis hijau berkelanjutan serta pencapaian lompatan kinerja (quantum leap). Perusahaan menargetkan penjualan dari komoditas inti sebesar Rp9,2 triliun dengan empat pilar strategis, yakni peningkatan kinerja karet, perbaikan performa teh dan kopi, optimalisasi aset, serta pengembangan green business.
Teddy menegaskan, target pendapatan 2026 mengalami peningkatan signifikan sehingga perusahaan perlu menyiapkan program quick win untuk menjaga momentum pertumbuhan. Selain aspek finansial, PTPN I juga diarahkan untuk beradaptasi dengan standar internasional dan tuntutan pasar global yang semakin menekankan aspek lingkungan.
“Kami akan memperkuat penerapan circular economy dan memastikan seluruh produk memiliki sertifikasi lingkungan yang diakui secara global. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci agar PTPN I tetap unggul sebagai perusahaan agribisnis global yang terdiversifikasi,” ujar Teddy.
- Jasa Raharja dan Mitra Gelar FLLAJ Pringsewu Hadapi Nataru
- Telkomsel Operasikan Posko Layanan Siaga di Kuala Simpang
- Jasa Raharja dan BNPP MoU Layanan Asuransi di PLBN
Sementara itu, Komisaris Utama PTPN I, Seger Budiarjo, menilai tahun 2026 sebagai titik balik perusahaan memasuki tahun ketiga pascakonsolidasi. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta meninggalkan pola kerja lama yang tidak produktif.
Seger juga mengapresiasi peran karyawan dan Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis. Ia menegaskan target laba bersih PTPN I pada 2026 sebesar Rp369,97 miliar harus dicapai melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen perusahaan.
Dengan semangat One PTPN I, perusahaan optimistis mampu menghadapi tantangan pasar global dan terus memberikan kontribusi ekonomi bagi negara, termasuk melalui penguatan hilirisasi komoditas perkebunan. (*)

