Marimar Snack UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Modern

Yunike Purnama - Selasa, 06 Januari 2026 19:20
Marimar Snack UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar ModernPertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Antarkan Marimar Snack Dari Warung Hingga Toko Modern (sumber: Ist)

BANDARLAMPUNG - Dari sebuah hobi sederhana membuat cemilan untuk suami yang suka ngemil, kini Theresia Mariyani berhasil membangun usaha camilan yang produknya tersebar di berbagai toko modern. 

Perjalanan Marimar Snack, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), adalah kisah tentang ketekunan, keberanian bermimpi, dan dukungan yang datang di saat yang tepat.

Pada tahun 2010, Theresia mulai memproduksi pastel, kacang sembunyi, dan pangsit dalam jumlah terbatas untuk camilan keluarga dan dititipkan ke warung sekitar. Respons pasar yang positif mendorongnya mengembangkan usaha dengan menambah variasi produk, seperti keripik tempe koin, kembang goyang, kacang oven, dan keciput.

Pada awalnya, Theresia menjalankan seluruh proses usaha seorang diri, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pengantaran pesanan. Seiring meningkatnya permintaan, ia merekrut dua ibu rumah tangga untuk membantu produksi. Namun, pertumbuhan pesanan tersebut juga meningkatkan kebutuhan modal, sehingga usaha Theresia mulai menghadapi keterbatasan.

“Waktu itu saya sudah sangat kewalahan dengan modal. Pesanan banyak, tetapi uang untuk produksi terbatas. Pada tahun 2018, saya bertemu dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel yang mengenalkan program pemberdayaan UMKM. Saya tidak pernah membayangkan sebelumnya bisa mendapatkan bantuan tersebut,” kenang Theresia.

Pada tahun 2019, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memberikan bantuan yang disertai dengan pelatihan dan pendampingan usaha. Selain dukungan permodalan, Theresia juga mendapat pendampingan dalam pengurusan perizinan serta akses pemasaran ke toko oleh-oleh di Lampung dan sejumlah toko modern.

Saat ini, Marimar Snack yang berlokasi di Dusun 03 Sidomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah telah mempekerjakan lima orang. Sebagian besar tenaga kerja merupakan anak putus sekolah dan ibu rumah tangga yang kini memiliki kesempatan untuk memperoleh penghasilan secara mandiri.

Produk yang dihasilkan pun semakin beragam, antara lain keripik tempe, aneka enting enting berbahan kacang, wijen, tiwul, dan melinjo, serta keciput, pastel, kembang goyang, klanting udang, dan kacang oven. Seluruh produk dibuat menggunakan resep turun-temurun dengan cita rasa khas yang terus dijaga.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa pendampingan usaha UMKM tidak sekadar berfokus pada pemberian modal.

“Marimar Snack menjadi contoh nyata bagaimana pendampingan yang berkelanjutan mampu mengubah usaha rumahan menjadi usaha yang berdaya saing. Dari bekerja sendiri hingga mampu memberdayakan lima orang, dari pemasaran di warung hingga masuk ke toko modern. Inilah dampak yang ingin terus kami hadirkan melalui program pemberdayaan,” jelas Rusminto.

Sebagai bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pemberdayaan Marimar Snack turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penciptaan lapangan kerja, Tujuan 5 (Kesetaraan Gender) melalui pemberdayaan perempuan, dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan UMKM lokal. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM binaan agar semakin mandiri dan berdaya saing. (*)

Editor: Yunike Purnama
Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS