Pertamina Sumbagsel Jamin Distribusi Energi dan Operasional Kilang Selama COVID-19

Yunike Purnama - Jumat, 03 April 2020 00:53
Pertamina Sumbagsel Jamin Distribusi Energi dan Operasional Kilang Selama COVID-19 Ilustrasi Persiapan Operasional Kilang Pertamina (sumber: Dok Pertamina)

Kabarsiger.com, Bandar Lampung – Masih dalam kondisi maraknya penyebaran virus Covid-19, Pertamina memastikan pihaknya telah mematuhi semua imbauan pemerintah dalam mengurangi resiko paparan virus di lingkungan kerja.

Namun sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina tetap harus menjamin operasional kilang hingga distribusinya berjalan normal, demi memenuhi kebutuhan energi termasuk untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan.

"Dengan mengacu pada surat edaran perusahaan untuk seluruh pekerja, saat ini aktivitas perkantoran ataupun perjalanan dinas memang dikurangi. Di sisi lain perusahaan juga mengatur mekanisme dan pola kerja terutama operasi kilang, sehingga masyarakat tak perlu khawatir karena seluruh proses bisnis perusahaan tetap berjalan normal seperi biasa," jelas Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf dalam siaran resmi, Kamis (2/4/2020).

Berdasarkan data, hingga triwulan I 2020, capaian produksi minyak dan gas per hari di kilang Pertamina Refinery Unit III Plaju diantaranya memproduksi Premium 13.2 MBCD (million barrel per calender day / juta barel per hari kalender), Bio/Solar 37.8 MBCD, Pertamax 7 MBCD, dan LPG 401 TCD (ton per calender day).

Rifky melanjutkan, jika melihat stok dan ketahanan produksi per 31 Maret 2020, pada produk Premium mencapai 193 MB (million barrel/juta barel)  yang dapat menjamin kebutuhan lebih dari 10 hari kedepan, Bio/Solar sebesar 382 MB untuk 5 hari, Avtur 9 MB dan Pertamax 107 MB, untuk memenuhi kebutuhan dalam kurun lebih dari 10 hari.

Begitupun pada pasokan produk LPG 1.337 MT (metric ton), yang dipastikan aman untuk 4 hari ke depan.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel juga menjamin kelancaran penyaluran BBM jenis Gasoline maupun Gasoil hingga keseluruh pelosok daerah Sumbagsel.

Sebanyak 483 layanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), 369 Agen dan lebih dari 15 ribu pangkalan LPG, 6 Fuel Terminal (FT) dan 2 Integrated Terminal (IT), serta 6 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di wilayah Sumbagsel masih beroperasi untuk melayani masyarakat.

Selanjutnya untuk kesiapan stok di Fuel Terminal dan Integrated Terminal juga diyakini dalam kondisi aman. Total stok saat ini untuk produk Gasoline yaitu Pertaseries yang terdiri dari Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo sebesar lebih dari 62 ribu liter.  Dan total stok produk Gasoil (yaitu Solar/BioSolar, Dexlite dan Pertamina Dex) sebanyak lebih dari 52 ribu liter.

"Di masa pandemi Covid-19 ini, kondisi stok produk-produk dapat kami pastikan aman dan dapat kami sampaikan juga jika realisasi konsumsi mengalami penurunan. Himbauan tetap di rumah saja memberikan kontribusi adanya penurunan konsumsi Gasoline sebanyak 6,7% dan Gasoil sebanyak 0,8%. Dan untuk konsumsi LPG, produk subsidi tabung 3 kg mengalami penurunan 3,1% sedangkan LPG jenis non subsidi untuk rumah tangga naik 14.5%, analisa kami kenaikan ini disebabkan adanya perubahan pola masak dirumah yang meningkat,” jelas Rifky.

Rifky menambahkan, upaya mitigasi pencegahan Covid-19 masih terus dijalankan untuk menjamin kesehatan pekerja, baik yang sedang work from home (WFH) maupun on shift.

Seperti pengecekan suhu tubuh bagi pekerja dan tamu, penyemprotan desinfektan dan pembersihan area kerja, penyediaan masker, hand sanitizer dan vitamin, berbagai sosialisasi pencegahan Covid-19, serta deteksi dini pada karyawan yang dinilai memiliki risiko terpapar virus. (*/KE)

Bagikan
Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS