Marak Saham Gorengan, Ini Upaya BEI
Yunike Purnama - Rabu, 27 November 2019 01:00
Ilustrasi (sumber: Istimewa)Kabarsiger.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan pemantauan ketat atas saham–saham yang mengalami pergerakan signifikan untuk menghindari munculnya saham gorengan.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan, otoritas bursa melakukan pemantauan atas seluruh saham–saham yang tercatat di bursa. Bursa akan menyampaikan secara berkala aktivitas perdagangan saham yang tak wajar melalui Unusual Market Activity (UMA) dan suspensi perdagangan saham.
"Kalau pemantauan saham agresif selalu lah kalau itu. Kalau tidak mana ada UMA," kata Laksono, Selasa (26/11/2019).
Perlu diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui saat ini tengah melakukan pengawasan portofolio 18 reksa dana yang menorehkan kinerja negatif cukup ektrim karena imbal hasil yang ditorehkan anjlok 30%.
Langkah OJK memperketat pengawasan transaksi saham tersebut membuat aktivitas perdagangan saham mengalami penurunan.Transaksi saham lapis tiga atau biasa disebut saham gorengan yang terkendala beberapa kebijakan penertiban pasar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Ya nanti kita lihatlah, kalau ada beberapa temuan. Sekarang kita bisa mengawasi itu dari sisi portofolionya dibantu oleh tim KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia,Red) jadi mulai harga pasar, market monitor, terus compliance terhadap beberapa regulasi terkait dengan produk," tambah Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen.(*)

