Lampung Begawi x Siger Fest 2026 Dorong Hilirisasi dan Digitalisasi UMKM

Yunike Purnama - Sabtu, 19 September 2026 05:28
Lampung Begawi x Siger Fest 2026 Dorong Hilirisasi dan Digitalisasi UMKMOpening ceremony Lampung Begawi x Siger Fest 2026 di Lampung City Mall pada Jumat (18/9). (sumber: Ist)

BANDAR LAMPUNG – Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung kembali menghadirkan Lampung Begawi x Siger Fest 2026 sebagai wadah untuk memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta digitalisasi ekonomi daerah.

Mengusung tema “Sai Bumi, Sejuta Nilai: Penguatan Hilirisasi dan Digitalisasi untuk Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif dan Berdaya Saing”, kegiatan tersebut resmi dibuka di Lampung City Mall, Jumat (18/9).

Pembukaan dihadiri Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Forkopimda Provinsi Lampung, serta sejumlah mitra strategis Bank Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto mengatakan, Lampung Begawi x Siger Fest 2026 tidak sekadar menjadi ajang untuk memamerkan produk unggulan daerah.

Menurut dia, kegiatan tersebut dirancang sebagai platform penciptaan nilai (value creation platform) yang mempertemukan pelaku UMKM, komunitas, dunia usaha, agregator, perbankan, hingga masyarakat.

“Penyelenggaraan Lampung Begawi x SIGER FEST 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan produk unggulan daerah, tetapi juga platform penciptaan nilai yang mempertemukan UMKM, komunitas, dunia usaha, agregator, perbankan, dan masyarakat untuk membangun peluang ekonomi yang lebih luas,” kata Bimo.

Bimo menjelaskan, penguatan nilai tambah menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tahun ini. Sejumlah komoditas unggulan Lampung seperti pisang, kopi, dan wastra mendapat perhatian melalui pengembangan produk, peningkatan kapasitas pelaku usaha, hingga perluasan akses pasar.

Upaya tersebut, kata Bimo, tidak mengesampingkan pengembangan sektor UMKM lainnya yang memiliki potensi nilai tambah dan daya saing.

“Fokus penguatan komoditas dan produk unggulan daerah dalam kegiatan ini di antaranya adalah olahan pisang, kopi, dan wastra,” ujarnya.

Tiga Ruang Penguatan Ekonomi Lampung

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Lampung Begawi x Siger Fest 2026 mengusung konsep multi-stage event yang terbagi dalam tiga ruang utama.

Pertama, Lamban Kupi, yang menjadi ruang penguatan ekosistem kopi Lampung. Kedua, Main Stage, yang menjadi ruang kolaborasi melalui diskusi, literasi, dan penguatan digitalisasi. Ketiga, Lamban Wastra, yang menjadi ruang eksplorasi dan inovasi pengembangan nilai tambah wastra Lampung.

Konsep tersebut juga diselaraskan dengan Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu Bank Indonesia, khususnya melalui penguatan program Cangkir Barista dan Citra Nusa.

Melalui program tersebut, pelaku usaha didorong tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga meningkatkan kapasitas bisnis secara lebih terintegrasi.

Ekonomi Lampung Tumbuh 5,29 Persen

Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono mengapresiasi kinerja perekonomian Lampung yang tumbuh 5,29 persen secara tahunan. Capaian tersebut menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Sumatra.

Namun, pertumbuhan ekonomi tersebut dinilai perlu terus diikuti dengan peningkatan kualitas pertumbuhan.

Salah satu agenda yang didorong adalah hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar, memperluas kesempatan usaha, serta meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

BI juga terus mendorong pengembangan UMKM melalui penguatan kemitraan usaha, peningkatan kapasitas, dan perluasan akses pembiayaan.

Di sisi digitalisasi, penggunaan QRIS menjadi salah satu instrumen yang didorong untuk memperluas akses ekonomi sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi UMKM.

Hingga Triwulan II 2026, jumlah merchant QRIS di Lampung telah mencapai lebih dari 916 ribu merchant, tumbuh 29,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nominal transaksinya mencapai sekitar Rp2,3 triliun.

Lampung Punya Basis Komoditas Kuat

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Lampung dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Lampung Begawi x Siger Fest 2026.

Menurut Mirzani, posisi Lampung sebagai salah satu daerah penghasil pangan dan komoditas unggulan nasional memberikan peluang besar bagi penguatan rantai nilai industri.

Struktur ekonomi Lampung yang ditopang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menunjukkan kuatnya fondasi ekonomi daerah yang berbasis sektor produktif masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung transformasi ekonomi melalui penguatan sektor produktif, peningkatan kapasitas masyarakat, pengembangan industri pengolahan, serta penciptaan iklim usaha yang semakin kondusif.

Dengan konsep yang menggabungkan promosi, edukasi, digitalisasi, pengembangan kapasitas, dan jejaring bisnis, Lampung Begawi x Siger Fest 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang pameran.

Kegiatan ini diarahkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, sektor keuangan, akademisi, komunitas, dan masyarakat untuk membuka peluang ekonomi baru serta mendorong lahirnya UMKM Lampung yang semakin kuat, inklusif, dan berdaya saing.(*)

Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS