IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD, Ribuan Warga Antusias

Eva Pardiana - Sabtu, 23 Mei 2026 14:34
IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD, Ribuan Warga AntusiasIndonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 resmi digelar di Way Handak Expo, Lampung Selatan, Sabtu-Minggu (23-24/5/2026). (sumber: Diskominfo Lamsel)

LAMPUNG SELATAN – Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 resmi digelar di Way Handak Expo, Lampung Selatan, Sabtu-Minggu (23-24/5/2026). Ajang balap drifting tingkat nasional tersebut menjadi yang pertama diselenggarakan di Pulau Sumatra.

Ribuan masyarakat memadati arena untuk menyaksikan aksi para drifter nasional. Deru mesin mobil dan atraksi drifting menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang hadir selama pelaksanaan event.

Di balik penyelenggaraan ajang otomotif nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan bahwa kegiatan berlangsung tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengatakan seluruh rangkaian acara didukung melalui kolaborasi dengan pihak swasta, komunitas, dan sejumlah stakeholder.

“Untuk event ini tidak menggunakan APBD sama sekali, 0 Rupiah APBD. Dan khusus untuk masyarakat Lampung Selatan, kita gratiskan,” ujar Egi di Way Handak Expo, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, penyelenggaraan IDS Sumatra 2026 menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak menghalangi pemerintah daerah untuk menghadirkan event nasional melalui pola kerja sama lintas sektor.

Keputusan menggratiskan tiket masuk bagi masyarakat Lampung Selatan juga dinilai berdampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani, mengatakan pelaksanaan IDS Sumatra 2026 turut mendorong sektor pariwisata dan akomodasi di daerah.

“Ini bukan sekadar meningkatkan daya tarik wisata. Kemarin kita juga sudah berdiskusi dengan beberapa tamu yang datang, dan ternyata tingkat hunian hotel kita sudah full booked. Ini menjadi salah satu peluang besar yang berhasil kita tangkap,” ujar Tri.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan IDS Sumatra 2026 merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, dan media.

“Terima kasih untuk IDS dan pihak swasta. Ini benar-benar contoh konkret bagaimana kita bisa menghadirkan acara besar lewat kolaborasi erat,” katanya.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari tingginya jumlah pengunjung yang datang ke lokasi acara. Salah seorang warga Kecamatan Katibung, Riki (30), mengaku sengaja datang untuk menyaksikan langsung kompetisi drift nasional tersebut.

“Ini keren banget, apalagi gratis untuk masyarakat. Dari sini kita bisa lihat kalau pemerintah daerah bisa merangkul swasta dan komunitas untuk membuat acara nasional tanpa membebani anggaran daerah,” ujar Riki.

Hal serupa disampaikan Siska (24), warga Kalianda, yang menilai event tersebut turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM lokal.

“Hotel-hotel ramai, lapak UMKM juga penuh pembeli. Sebagai warga, saya berharap kegiatan seperti ini sering diadakan lagi di Lampung Selatan,” katanya.

Pelaksanaan IDS Sumatra 2026 di Way Handak Expo diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan dan olahraga otomotif, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat promosi pariwisata Lampung Selatan di tingkat nasional. (ls)

RELATED NEWS