Cetak Laba 1,6 Triliun, Kinerja Bank Danamon Moncer

Yunike Purnama - Rabu, 16 Februari 2022 22:35
Cetak Laba 1,6 Triliun, Kinerja Bank Danamon MoncerKonferensi pers kinerja Bank Danamon selama tahun 2021, Rabu (17/2/2022). (sumber: Tangkapan layar)

BANDARLAMPUNG - PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan kinerja moncer sepanjang tahun 2021. Hal ini bisa dilihat dari realisasi pertumbuhan laba bersih perusahaan.

Presiden Direktur Danamon Yasushi Itagaki mengatakan, sepanjang tahun lalu perusahaan mencetak laba bersih sebesar Rp 1,6 triliun. Capaian ini tumbuh 56 persen secara tahunan (year on year).

Menurutnya, pertumbuhan laba itu selaras dengan pertumbuhan kredit di segmen enterprise banking Danamon, yang terdiri dari perbankan korporasi dan komersial serta lembaga keuangan, yang naik 6 persen mencapai Rp 58 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

"Sebagai bagian dari MUFG, bank terbesar di Jepang dan salah satu lembaga keuangan terkemuka di dunia, kami dapat memanfaatkan kekuatan, keahlian dan jaringan MUFG dalam melayani para nasabah kami," ujarnya, dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (16/2/2022).

Sebagai sebuah grup, kata Yasushi, Danamon bercita-cita untuk memberikan solusi keuangan komprehensif, terutama dari ekosistem industri otomotif dan rantai nilai industri real estate.

Bank Danamon berkomitmen untuk mengembangkan organisasi sebagai solusi keuangan mumpuni guna menjawab berbagai kebutuhan nasabah.

Sementara itu, Direktur Bank Danamon Muljono Tjandra menjelaskan, beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan perusahaan di tahun lalu, baik dari sisi aset maupun liabilitas.

Dari segi aset, kata Muljono, pertumbuhan kredit dicatatkan enterprise banking yang meliputi korporasi, komersial, dan institusi keuangan sebesar 6,2 persen dibandingkan tahun lalu.

Pada kuartal IV 2021, kredit pada segmen UMKM, konsumer, dan kredit pemilikan rumah (KPR) disebut mulai tumbuh dengan baik.

Selain itu, anak perusahaan Danamon, Adira Finance yang sempat terdampak pandemi pada kuartal II dan III 2021 sudah mulai berbalik mencatatkan pembiayaan positif pada kuartal IV 2021, pembiayaan tumbuh 47 persen year on year (yoy).

"Pembiayaan baru pada kuartal terakhir tahun 2021 meningkat sebesar 47 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," ungkapnya.(*)

Editor: Yunike Purnama
Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS