BEI Lampung: Meski Kinerja Turun, Sempat Cetak Sejarah Baru

Chairil Anwar - Sabtu, 25 April 2020 12:24
BEI Lampung: Meski Kinerja Turun, Sempat Cetak Sejarah BaruKepala BEI Provinsi Lampung Hendi Prayogi. (sumber: Istimewa)

Kabarsiger.com, Bandar Lampung - Kondisi menurunnya kinerja pasar modal dibenarkan Kepala BEI Provinsi Lampung Hendi Prayogi.

Hendi mengatakan kinerja pasar modal saat ini menurun seperti sebelumnya disampaikan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi. Namun, kondisi seperti ini tidak hanya terjadi di BEI, tetapi di seluruh bursa di berbagai negara yang terkena dampak COVID-19.

"Meski terjadi penurunan kinerja pasar modal, bukan berarti sepenuhnya negatif. Karena tepat pada 20 Maret 2020 perdagangan saham mengalami kenaikan cukup tajam yang ditutup melesat 10,19% ke posisi Rp4.389 triliun dan kenaikan ini menjadi kenaikan harian terbesar dalam 21 tahun terakhir atau sejak 1999," papar Hendi saat dikonfirmasi Kabarsiger.com, Sabtu (25/4/2020).

Hendi memerinci perkembangan positif pasar modal Indonesia di tengah pandemi COVID-19:

Pertama Per 23 April 2020 sudah tercatat 26 perusahaan baru di BEI. Kedua 18 perusahaan telah masuk ke dalam pipeline pencatatan efek saham baru.

Ketiga naiknya pertumbuhan investor pasar modal sekitar 8 persen secara YTD. Keempat investor saham naik sekitar 5 persen dari total keseluruhan investor pasar modal secara YTD per 31 Maret 2020.

Terakhir dari sisi frekuensi perdagangan juga melesat menjadi 879.653 kali. Hal ini adalah rekor frekuensi transaksi tertinggi sepanjang sejarah dari sebelumnya tercatat sebanyak 655.380 kali pada 12 September 2019 yang lalu.

"Harapannya semoga kondisi pandemi COVID-19 segera berakhir, sehingga perekonomian dunia khususnya Indonesia bisa kembali bangkit dan berdampak kepada kinerja pasar modal yang lebih baik," harapnya. (*)

Bagikan
Chairil Anwar

Chairil Anwar

Lihat semua artikel

RELATED NEWS