Prodi Pendidikan Biologi UIN RIL Gelar Workshop Penyusunan Asesmen Berbasis HOTS

Redaksi Daerah - Rabu, 10 Juni 2026 08:17
Prodi Pendidikan Biologi UIN RIL Gelar Workshop Penyusunan Asesmen Berbasis HOTSProgram Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menggelar Workshop Pengembangan Instrumen Asesmen Berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Pembelajaran Biologi, Rabu (10/6/2026). (sumber: UIN RIL)

BANDAR LAMPUNG – Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menggelar Workshop Pengembangan Instrumen Asesmen Berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Pembelajaran Biologi, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic and Research Center UIN Raden Intan Lampung tersebut diikuti dosen, mahasiswa, serta pegiat pendidikan. Sebanyak 155 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi angkatan 2023 turut ambil bagian dalam workshop tersebut.

Workshop dibuka oleh Dekan FTK UIN Raden Intan Lampung, Nanang Supriadi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Menurut Nanang, kondisi efisiensi anggaran yang tengah berlangsung tidak boleh mengurangi semangat sivitas akademika untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pembelajaran.

Ia menegaskan bahwa penerapan asesmen berbasis HOTS menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan saat ini. Pendidikan, kata dia, tidak lagi hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga harus mampu membentuk sumber daya manusia yang unggul, adaptif, kreatif, dan kompetitif.

“Jika kita memiliki cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045, maka perlu menghadirkan instrumen penilaian yang berorientasi HOTS. Kita memiliki tanggung jawab intelektual untuk mempersiapkan generasi yang mampu berpikir kritis dan menyelesaikan berbagai persoalan secara kreatif,” ujarnya.

Nanang berharap workshop tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menyusun instrumen asesmen yang lebih berkualitas. Selain itu, pendekatan HOTS juga diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam mempersiapkan penyusunan tugas akhir maupun penelitian di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Raden Intan Lampung, Supriyadi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengembangkan instrumen penilaian yang efektif dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran modern.

Ia berharap hasil workshop dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas serta mendorong peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik melalui penerapan asesmen yang tepat.

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan. Dosen Pendidikan Biologi Universitas Lampung, Dina Maulina, menyampaikan materi tentang asesmen dan evaluasi pembelajaran biologi berbasis HOTS.

Narasumber lainnya, Didi Nur Jamaluddin dari Universitas Islam Negeri Kudus, memberikan materi secara daring mengenai pengembangan instrumen berpikir kreatif dan sikap ilmiah dalam pembelajaran berbasis proyek pada materi tumbuhan berbiji.

Selain itu, Haikal Alfarizi turut berbagi pengalaman melalui materi Best Practice Assessment dan Evaluasi Pembelajaran Biologi di Sekolah.

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab, praktik penyusunan instrumen asesmen berbasis HOTS, serta presentasi hasil kerja peserta.

Melalui workshop tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan instrumen asesmen yang dapat mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi serta mendukung penerapan pembelajaran biologi yang lebih inovatif dan berkualitas di berbagai jenjang pendidikan. (uin)

Editor: Chairil Anwar
Redaksi Daerah

Redaksi Daerah

Lihat semua artikel

RELATED NEWS