Sistem Bayar Tol Nirsentuh (MLFF) Belum Berlaku di Lebaran 2023

2023-03-22T11:41:56.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Editor:Redaksi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, sistem transaksi tol non-tunai nirsentuh atau Multi-Lane Free Flow (MLFF) belum akan diterapkan saat mudik pada Lebaran 2023.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, sistem transaksi tol non-tunai nirsentuh atau Multi-Lane Free Flow (MLFF) belum akan diterapkan saat mudik pada Lebaran 2023.

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, sistem transaksi tol non-tunai nirsentuh atau Multi-Lane Free Flow (MLFF) belum akan diterapkan saat mudik pada Lebaran 2023.

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, sistem MLFF belum siap diterapkan pada masa mudik Lebaran 2023 sebab belum sempurna dan masih dalam tahap uji coba.

"Masih kami uji coba dalam situasi terbatas dulu," kata Zainal, dikutip Selasa 21 Maret 2023.

Teranyar, sistem ini ditargetkan akan uji coba di Jalan Tol Bali Mandara pada Juni 2023. Zainal berharap penggunaan sistem transaksi nontunai nirsentuh atau MLFF dalam transaksi tol akan menghilangkan antrean kendaraan seperti yang masih ditemukan dalam sistem transaksi e-toll saat ini.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit mengatakan sejauh ini persiapan penerapan transaksi sistem MLFF sudah 50%. Untuk pelaksanaan pembayaran nirsentuh di Tol Bali Mandara nanti masih bersifat uji coba untuk memastikan keandalan alat, keandalan aplikasi, dan keandalan kamera, termasuk integrasi data yang dimiliki sistem MLFF dengan data Kepolisian.

"Progres pekerjaan saat ini sekitar 50 persen, jadi kita tunggu karena salah satu capaian yang besar adalah uji coba, begitu uji coba selesai nanti kita laporkan ke Pak Menteri. Nanti beliau memutuskan untuk implementasi pertama secara komersial, jadi nanti yang di Tol Bali Mandara sifatnya uji coba, belum komersial," kata Danang.

Sistem MLFF ini menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) dan melakukan transaksi melalui aplikasi Cantas yang dintegrasikan dengan data ERI (Electronic Registration and Identification) atau data kepemilikan kendaraan yang dimiliki oleh Korlantas Polri. Salah satu manfaat dengan kehadiran sistem transaksi MLFF ini adalah efisiensi biaya operasi dan juga meminimalisir bahan bakar kendaraan.

"Pada tahap ultimate tidak ada gate, tetapi Pak Menteri mengingatkan untuk kita pastikan semua pendapatan bisa diterima atau kira-kira tidak ada yang lolos. Pak Menteri menyarankan kita mulai dengan pasang gate dulu, kita lihat transaksi 4-7 detik kalau pakai gate, tetapi kalau tidak pakai gate nol detik," kata Danang.(*)