UIN Raden Intan Lampung
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Chairil Anwar

BANDAR LAMPUNG – Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi Islam, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menggelar Psychopreneur 2026 bertema “MBG: Market by Gen Z, Berkarya–Berbudaya–Berinovasi” di lingkungan fakultas setempat pada 10–11 Juni 2026.
Kegiatan yang merupakan implementasi mata kuliah Psikologi Kewirausahaan bagi mahasiswa angkatan 2023 tersebut menghadirkan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mahasiswa dengan melibatkan 55 tenant yang dikelola generasi Z.
Psychopreneur merupakan agenda tahunan Program Studi Psikologi Islam yang bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan melalui praktik langsung di lapangan.
Beragam produk dan layanan ditawarkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari makanan dan minuman, produk kreatif, jasa, hingga layanan photobox. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori kewirausahaan di kelas, tetapi juga mengaplikasikannya dalam bentuk usaha nyata.
Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Psikologi Islam yang diwakili Wakil Dekan I, Rika Damayanti, pada Rabu (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Rika menyampaikan bahwa Psychopreneur menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan, memperluas jejaring, serta meningkatkan kemampuan berwirausaha yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Menurutnya, penerapan pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE) menuntut mahasiswa memiliki kompetensi yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa Psikologi Islam tidak hanya memiliki kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor yang berkaitan dengan bidang psikologi, tetapi juga kemampuan dalam aspek kewirausahaan atau psychopreneur,” ujarnya.
Selain bazar kewirausahaan, pembukaan kegiatan turut dimeriahkan dengan parade pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Setiap kelas menampilkan busana tradisional sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya Nusantara.
Mahasiswa juga menampilkan berbagai pertunjukan kreativitas yang semakin memeriahkan suasana kegiatan dan menarik perhatian pengunjung.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow inspiratif yang menghadirkan Ratu Syah. Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan dan motivasi mengenai pengembangan potensi diri, kreativitas, serta inovasi di era digital.
Selama dua hari pelaksanaan, Psychopreneur 2026 berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa, baik sebagai peserta maupun pengunjung. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya wirausahawan muda yang kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi digital. (uin)