Mudik Lebaran di Tengah Pandemi, Ini Pesan Satgas COVID-19

2023-04-20T09:47:23.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Editor:Redaksi

Nampak para calon penumpang mulai memadati terminal keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten saat H-7 Lebaran. Puncak arus mudik bandara diperkirakan terjadi H-3.
Nampak para calon penumpang mulai memadati terminal keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten saat H-7 Lebaran. Puncak arus mudik bandara diperkirakan terjadi H-3.

BANDARLAMPUNG - Belum dicabutnya status pandemi COVID-19 global, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran Idul Fitri tetap harus berhati-hati terhadap penularan virus Corona. Protokol kesehatan seperti penggunaan masker dapat bijak dipakai sesuai kondisi masing-masing.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito berpesan kepada para pemudik untuk dapat menjaga imunitas karena kondisi saat ini masih pandemi Covid-19. Bagi pemudik yang belum vaksinasi lengkap dan booster dapat melengkapi status vaksinasinya. Di tengah masih adanya penularan virus COVID, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga imunitas tubuh dengan pola hidup bersih dan sehat, menerapkan protokol kesehatan, dan vaksinasi lengkap dan booster COVID.

Kasus Positif dan Kasus Aktif Mengalami Kenaikan

Seperti diketahui, belakangan ini kasus COVID-19 Tanah Air sedang naik. Berdasarkan Analisis Data COVID-19 Indonesia yang diterbitkan Satgas per 16 April 2023, kasus positif dan kasus aktif mengalami kenaikan pada satu bulan terakhir.

Kasus positif naik lebih dari 2 kali lipat menjadi 904 kasus dari 373 kasus pada 16 Maret 2023. Selain itu, Kasus aktif naik lebih dari 2 kali lipat menjadi 9.041 kasus dari 3.666 kasus pada 16 Maret 2023.

Per 16 April 2023, Bed Occupancy Ratio (BOR) isolasi dan ICU di seluruh provinsi di bawah 20 persen. Meski begitu, angka keterpakaian tempat tidur RS Rujukan Covid-19 cenderung meningkat dan saat ini di angka 3,68 persen.

Menanggapi kenaikan kasus COVID, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi COVID-19, baik dosis pertama hingga booster kedua.

"Saat ini, penyebaran COVID mulai agak meningkat. Namun, kita tidak perlu menyikapinya secara berlebihan. Dan untuk itu saya mengingatkan kembali pentingnya vaksinasi, baik vaksinasi pertama dan kedua maupun booster yang pertama dan kedua," ucap Jokowi dalam keterangannya pada Rabu (19/4/2023).

Merasa Flu atau Demam, Gunakan Masker

Jokowi juga meminta masyarakat agar tetap waspada dan tetap mengikuti anjuran Pemerintah untuk menekan kasus COVID-19 dengan tetap menjalankan protokol kesehatan seperti dalam hal penggunaan masker jika sedang merasa sakit.

"Saya meminta bagi mereka yang merasa flu atau demam agar menggunakan masker. Demikian juga dengan yang memiliki komorbid gunakanlah masker, dan jika bertemu dengan lansia juga sebaiknya menggunakan masker," pesannya.

Lebih lanjut, Jokowi juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap patuh menjaga kebersihan dengan mencuci tangan seusai berkegiatan.

"Terakhir, jangan lupa untuk mencuci tangan setelah kita berkegiatan," lanjutnya.(*)