Jasa Raharja Hadir Pelepasan Ekspedisi Elshinta Mudik Lebaran 2026
Yunike Purnama - Jumat, 06 Maret 2026 16:14
Jasa Raharja Hadir dalam Pelepasan Ekspedisi Elshinta Mudik Lebaran 2026, Perkuat Kolaborasi Keselamatan Transportasi Nasional (sumber: Ist)JAKARTA — Jasa Raharja turut berpartisipasi dalam kegiatan Pelepasan Tim Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran 2026 yang diselenggarakan pada di Gedung Korlantas Polri, Jakarta pada Jumat (6/2).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama berbagai stakeholder dalam memantau kesiapan jalur mudik sekaligus memperkuat kampanye keselamatan berkendara menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 2026.
Ekspedisi yang diselenggarakan oleh Radio Elshinta tersebut bertujuan memantau langsung kondisi jalur mudik di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus memberikan informasi aktual kepada masyarakat mengenai kesiapan infrastruktur, fasilitas transportasi, serta potensi titik rawan kecelakaan maupun kemacetan.
- PLN NP UP Bandar Lampung Resmikan Program Ratu Tani 2026
- Pertamina: BBM dan LPG Tersedia Sepanjang Ramadan dan Idulfitri
- MitMe Ajak UMKM Manfaatkan AI Agar Operasional Makin Efektif
- Wagub Lampung Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
Dalam kegiatan tersebut, hadir Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal serta Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si.
Acara diawali dengan talkshow yang menghadirkan para narasumber dari unsur kepolisian, pemerintah, dan BUMN sektor transportasi untuk membahas kesiapan menghadapi mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Dalam sesi talkshow, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa Jasa Raharja memiliki peran strategis dalam sistem perlindungan masyarakat di sektor transportasi. Menurutnya, kesiapan perusahaan tidak hanya berfokus pada penanganan pascakecelakaan, tetapi juga mencakup langkah preventif yang dilakukan bersama berbagai pihak.
“Jasa Raharja hadir bukan sekadar sebagai lembaga pemberi santunan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem keselamatan transportasi nasional. Untuk menghadapi Lebaran 2026, kami menyiagakan lebih dari 2.000 petugas Jasa Raharja yang tersebar di seluruh Indonesia guna memastikan perlindungan bagi masyarakat dapat
berjalan cepat, tepat, dan transparan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, perusahaan memastikan proses santunan berjalan cepat melalui integrasi data dengan kepolisian, rumah sakit, dan instansi terkait. Melalui sistem digital yang terhubung secara nasional, korban kecelakaan dapat segera memperoleh penanganan medis tanpa hambatan administratif.
Inilah bentuk komitmen Jasa Raharja untuk memastikan negara hadir memberikan perlindungan yang nyata bagi masyarakat.
Selain layanan pascakecelakaan, Awaluddin juga menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui edukasi dan kolaborasi lintas sektor. Karena bagi Jasa Raharja, perlindungan terbaik adalah mencegah kecelakaan terjadi sejak awal.
Ia menjelaskan, “Komitmen kami dalam keselamatan transportasi diwujudkan dengan pendekatan yang berbasis data dan kolaborasi. Penguatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) menjadi kunci konvergensi data dan penyusunan action planlintas pemangku kepentingan. Selain itu, program sosio-engineering terus diperluas melalui edukasi pelajar, kampanye keselamatan, pelatihan pertolongan pertama, pembinaan pengemudi angkutan umum, hingga kehadiran Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas dan Pos Pelayanan Terpadu di lapangan.” (*)

