PTPN I Regional 7
Penulis:Eva Pardiana

PESAWARAN – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 7 menanam 1.300 bibit pohon buah di seluruh unit kebun. Aksi tersebut dilaksanakan di Kebun Way Lima, Pesawaran, Jumat (19/6/2026), untuk memperingati Hari Bumi Sedunia dan Hari Lingkungan Hidup 2026 serta menjadi langkah awal menuju target penanaman 30.000 pohon sepanjang tahun 2026.
Region Head PTPN I (Persero) Regional 7, Iyan Heryanto, mengatakan sebagai BUMN, perusahaan mengemban mandat ganda. Di satu sisi mengejar produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, di sisi lain menjadi benteng pelestarian lingkungan.
"Sebagai bagian dari PTPN I (Persero), kami menyadari betul mandat ganda yang berada di pundak kami. Di satu sisi, sebagai entitas bisnis, kami memacu produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Namun, di sisi lain, sebagai bagian dari BUMN, kami adalah perpanjangan tangan negara yang mengemban tanggung jawab moral, yakni menjadi benteng pelestarian lingkungan," ujar Iyan dalam sambutannya di Kebun Way Lima.
Iyan menegaskan, PTPN I (Persero) Regional 7 tidak mempertentangkan ekonomi dengan ekologi. Keuntungan finansial tidak boleh mengorbankan kelestarian alam demi kesejahteraan manusia.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal tanah yang diamanahkan kepada kami menjadi sumber kemaslahatan, bukan menyisakan kerusakan," katanya.
Ia menjelaskan, komitmen lingkungan PTPN I (Persero) di Pesawaran bukanlah hal baru. Hamparan kebun karet yang dikelola perusahaan disebut sebagai "pabrik oksigen alami terbesar di Pesawaran" karena pohon karet Hevea brasiliensis mampu menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen dalam volume besar.
"Melalui gerakan ini, kita sedang merajut kembali biodiversitas yang rapuh demi memastikan lingkungan di sekitar operasional perusahaan tetap lestari dan seimbang," tegas Iyan.
Pada kesempatan yang sama, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Sunyoto, mengatakan gerakan tanam pohon merupakan komitmen bersama dalam mendukung aksi pelestarian lingkungan.
"Kami mengapresiasi PTPN I (Persero) yang telah berkomitmen menginisiasi kegiatan ini. Gerakan tanam pohon adalah komitmen untuk mendukung aksi lingkungan. Tanam pohon hari ini untuk kehidupan, mencegah longsor, dan menjaga ekosistem pesisir kita," ujar Sunyoto.
Sunyoto mengajak seluruh pihak untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, Hari Bumi harus dimaknai dengan aksi nyata berupa penanaman pohon.
"Semua pihak agar mendukung upaya menjaga kelestarian lingkungan. Hari Bumi adalah momentum untuk menanam pohon," katanya.
Manager Kebun Way Lima, Lucky Perdana Putra, mengatakan jenis pohon yang ditanam tidak hanya berfungsi sebagai peneduh, tetapi juga menghasilkan buah yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Lucky menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara karyawan PTPN I (Persero) Regional 7 dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut menjadi komitmen bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pada pilar lingkungan.
"Semoga pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh subur. Satu pohon hari ini, sejuta kehidupan esok hari," kata Lucky. (*)