Kementerian PUPR Realisasikan Rp31,9 Triliun Anggaran sampai Awal Juni

2023-06-10T06:05:47.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Editor:Redaksi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut telah menghabiskan anggaran sebesar Rp31,98 triliun atau 22,7% hingga awal Juni 2023.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut telah menghabiskan anggaran sebesar Rp31,98 triliun atau 22,7% hingga awal Juni 2023.

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut telah menghabiskan anggaran sebesar Rp31,98 triliun atau 22,7% hingga awal Juni 2023.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, total kinerja anggaran Kementeriannya tembus Rp140,9 triliun. Jumlah tersebut berasal dari tambahan pagu anggaran senilai Rp15,7 triliun dari pagu awal yang hanya Rp125,2 triliun.

"Realisasi anggaran per 4 juni sudah menembus Rp31,98 triliun atau 22,7 persen," kata Basuki di Raker bersama DPR RI dilansir Jumat, 9 Juni 2023.

Realisasi penyerapan anggaran tersebut termasuk untuk mendukung infrastruktur dasar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang mendapat alokasi Rp26,67 triliun pada tahun anggaran 2023.

Berdasarkan paparan Basuki, realisasi paket terkontrak telah mencapai 2.808 paket dengan Pagu DIPA Rp76,4 triliun atau sebesar 80,6% dari total jumlah paket lelang TA 2023 sebanyak 4.035 paket pekerjaan senilai Rp94,7 triliun.

Paket terkontrak tersebut meliputi paket tender/seleksi baru (SYC dan MYC baru) sebanyak 1.616 paket dengan Pagu DIPA Rp 20,03 triliun. Kemudian melanjutkan paket lintas tahun yang telah terkontrak pada tahun anggaran sebelumnya (MYC Lanjutan) sebanyak 1.169 paket dengan Pagu DIPA Rp56,1 triliun. Saat ini sebanyak 1.227 paket dengan Pagu DIPA Rp18,3 triliun sedang dalam proses lelang.

Secara rinci Basuki, tambahan pagu tersebut diberikan untuk memenuhi keperluan tiga pos. Pertama, dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara untuk infrastruktur sebesar Rp2,08 triliun.

Selain itu, pagu tersebut digunakan untuk percepatan pinjaman utang luar negeri senilai Rp6,84 triliun. Ketiga, Bagian Anggaran 999 (BA BUN) senilai Rp6,78 triliun.(*)