Gubernur Lampung Serahkan Penghargaan Klaster Ketahanan Pangan

2022-01-05T11:04:02.000Z

Penulis:Yunike Purnama

Editor:Yunike Purnama

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan Penghargaan Klaster Ketahanan Pangan.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan Penghargaan Klaster Ketahanan Pangan.

LAMPUNG SELATAN - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Penyerahan Penghargaan Klaster Ketahanan Pangan Terbaik I dari Bank Indonesia dalam ajang Bank Indonesia Award 2021, kepada Koperasi Produksi Ternak (KPT) Maju Sejahtera, Desa Wawasan, Tanjung Sari, Lampung Selatan, Selasa (4/1/2022).

Adapun pemberian  penghargaan tersebut dalam rangka mendukung pengendalian lnflasi dan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). Penghargaan diberikan secara simbolis oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan kepada Ketua KPT Maju Sejahtera Suhadi. 

Menurut Budiharto Setyawan penghargaan ini merupakan apresisasi yang diberikan Bank Indonesia Kantor Pusat atas pencapaian kinerja program klaster pangan strategis atau championship Cluster 2021 kepada KPT Maju Sejahtera. 

Bank Indonesia Wilayah Lampung bersama-sama dengan pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan, melakukan pendampingan dan pembinaan serta bantuan teknis, seperti pelatihan pemeliharaan dan pembibitan sapi PO dan sapi BX, pelatihan pengelolaan pupuk organik dan pakan ternak, dan lain sebagainya. 

"Bank Indonesia secara rutin, secara tahunan menyelenggarakan apresiasi kinerja program pangan strategis, dan pada tahun 2021, BI Lampung menyertakan klaster sapi KPT Maju Sejahtera dan akhirnya terpilih. Kegiatan ini kiranya bisa menjadi pendorong dan motivasi bagi kegiatan serupa, dan kami harapkan dapat direplikasi di Kabupaten lainnya." tuturnya. 

Sementara itu Gubernur Lampung dalam arahannya menyampaikan apresiasinya kepada Bank Indonesia atas upayanya dalam program ketahanan pangan di Provinsi Lampung. 

"Semoga upaya ini dapat menginspirasi perbankan lainnya, dan semoga tidak hanya bergerak di sektor peternakan namun juga sektor lainnya dalam mendukung ketahanan pangan," ucap Gubernur. 

Menurut Gubernur, pada tahun 2020 pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan bantuan 1000 ternak sapi dari Kementerian, tertinggi di Indonesia.

"Bantuan tersebut bentuk kepercayaan pemerintah pusat pada provinsi Lampung, dan pada kurun waktu September 2020 - januari 2022 telah lahir 500 ekor sapi, saya harap ini terus ditingkatkan produktifitasnya," ucap Gubernur

"Kehadiran kelompok ternak di beberapa kabupaten akan menjadi pendorong dan penggerak peternakan kita agar lebih maju lagi. Peternak juga harus segera punya Kartu Petani Berjaya (KPB). Dengan KPB kelompok peternak bisa lebih produktif, peternak bisa mendapatkan bantuan KUR dengan tanpa agunan hingga 50 juta ," tutup Gubernur. (*)