TPID Perkuat Antisipasi Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan

Yunike Purnama - Selasa, 10 Februari 2026 21:55
TPID Perkuat Antisipasi Jaga Stabilitas Harga Jelang RamadanKepala KPw Bank Indonesia Lampung Bimo Epyanto (sumber: Ist)

BANDARLAMPUNG — Periode Ramadan dan Idulfitri secara historis diikuti peningkatan konsumsi masyarakat yang berpotensi memicu tekanan harga, khususnya pada komoditas pangan strategis.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, dilaksanakan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Lampung untuk menyelaraskan kebijakan lintas sektor agar stabilitas harga dan pasokan pangan tetap terjaga hingga tingkat konsumen.

Dalam forum ini, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Bank Indonesia Provinsi Lampung dan pemangku kepentingan terkait memperkuat koordinasi pengendalian inflasi melalui koordinasi
untuk menjaga pasokan, kelancaran distribusi, dan stabilitas harga bahan pokok agar daya beli masyarakat terjaga menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Melalui HLM TPID ini, Gubernur Lampung berharap seluruh pihak dapat memperkuat koordinasi, memperjelas pembagian tugas, serta meningkatkan respons cepat terhadap potensi gejolak harga.

Kepala KPw Bank Indonesia Lampung Bimo Epyanto mengatakan, Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah dan daya beli masyarakat. 

Bank Indonesia menyampaikan perkembangan inflasi terkini serta risiko inflasi pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional yang umumnya bersumber dari kelompok volatile food.

“Penguatan sisi hulu perlu diintegrasikan dengan pascapanen, hilirisasi, dan distribusi dalam satu ekosistem sinergi agar pasokan terjaga dan harga lebih stabil,” ujar Bimo pada Selasa (10/2).

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui optimalisasi produksi internal daerah, penguatan cadangan pangan, serta peningkatan kelancaran distribusi antardaerah. Upaya tersebut didukung dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar pada wilayah yang mengalami tekanan harga.

Dari sisi pengamanan, Satgas Pangan bersama aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan rantai distribusi guna mencegah penimbunan, spekulasi harga, serta memastikan
pangan yang beredar aman dan bermutu.

Perum BULOG menyatakan kesiapan stok cadangan beras pemerintah yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Lampung dan siap disalurkan sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Pertamina memastikan kesiapan pasokan energi, termasuk BBM dan LPG selama periode Ramadan dan Idulfitri. Dinas Perhubungan Provinsi Lampung juga memaparkan kesiapan sarana dan prasarana transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.(*)

Editor: Yunike Purnama
Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS