Bahas Pengembangan UMKM, Gubernur Arinal Kumpulkan Para Pimpinan Bank

2021-11-09T14:43:39.000Z

Penulis:Eva Pardiana

Editor:Eva Pardiana

IMG-20211109-WA0041.jpg
Diskusi dukungan perbankan terhadap sektor pertanian dan UMKM di Provinsi Lampung, di Kantor Wilayah BRI Provinsi Lampung, Selasa (9/11/2021).

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama pimpinan bank BUMN dan swasta menggelar diskusi tentang dukungan perbankan terhadap sektor pertanian dan UMKM di Provinsi Lampung, di Kantor Wilayah BRI Provinsi Lampung, Selasa (9/11/2021).

Pimpinan perbankan yang hadir, di antaranya dari Bank BRI, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Bank BCA, serta Bank Lampung. 

Pada kesempatan itu, Arinal mengatakan hadirnya pihak perbankan sangat penting bagi pembangunan. Itulah sebabnya, dia berharap perbankan dapat bersinergi dengan OPD Provinsi Lampung seperti Biro Perekonomian dan Badan Pembangunan Daerah (Bappeda).

"Tujuan kita duduk bersama sekarang, merupakan sebuah bentuk perhatian kita kepada para petani dan pegiat UMKM, saya dari pemerintah dan Bapak-Bapak sekalian dari pihak perbankan yang melakukan segala upaya terbaik bagi petani dan pegiat UMKM," ujar Arinal. 

Pada diskusi tersebut, Arinal mengapresiasi terselenggaranya pertemuan itu. Dimasa pandemi ini, sektor ekonomi mengalami perburukan sehingga membutuhkan peran dari perbankan. 

"Upaya Bank Indonesia mempertemukan  pemerintah dengan pihak perbankan adalah bertujuan agar UMKM tetap eksis, tetap tumbuh bahkan meningkat," ujar Arinal.

Berdasarkan data Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung pada November 2021, jumlah UMKM di Lampung sudah mencapai 199.661 UMKM. Rinciannya, 113 usaha menengah, 37.691 usaha kecil, 151.175 usaha mikro dan 10.682 usaha rumahan (ultra mikro).

Pertemuan itu juga membahas rencana pemerintah daerah membangun UMKM Center untuk mendukung ekonomi kerakyatan.

Pembangunan UMKM Center yang akan dibangun pada 2022 mendatang itu diharapkan mendapat dukungan dari perbankan baik dalam pembangunan maupun pengembangan UMKM.

UMKM Center tersebut akan berfungsi sebagai pusat oleh-oleh khas Lampung , juga sebagai sentra pelatihan UMKM. UMKM Center juga difungsikan sebagai pusat promosi dan transaksi bisnis produk unggulan UMKM, serta pusat database UMKM di Lampung. (*)