UIN RIL–Unila Sepakati Perluasan Kerja Sama Tridarma

Eva Pardiana - Rabu, 01 April 2026 19:45
UIN RIL–Unila Sepakati Perluasan Kerja Sama Tridarma Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung dan Universitas Lampung (Unila) membahas perluasan kerja sama di bidang Tridarma Perguruan Tinggi dalam audiensi yang berlangsung di Universitas Lampung, Rabu (1/4/2026). (sumber: UIN RIL)

BANDAR LAMPUNG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung dan Universitas Lampung (Unila) membahas perluasan kerja sama di bidang Tridarma Perguruan Tinggi dalam audiensi yang berlangsung di Universitas Lampung, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., bersama jajaran melakukan kunjungan ke Institut Teknologi Sumatera (Itera).

Rombongan UIN RIL diterima langsung oleh Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T.; Wakil Rektor II Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si.; Wakil Rektor IV Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A.; Dekan FKIP Dr. Albet Maydiantoro, S.Pd., M.Pd.; Dekan FISIP Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si.; serta Dekan FMIPA Dr. Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor UIN RIL menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi yang telah terjalin antara kedua perguruan tinggi. Ia menilai pengalaman Universitas Lampung sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di Provinsi Lampung dapat menjadi rujukan dalam pengembangan institusi UIN Raden Intan Lampung.

Menurutnya, kerja sama yang telah berjalan diharapkan dapat dilanjutkan dan diperluas ke berbagai bidang. Sejumlah isu strategis yang dibahas meliputi penguatan internasionalisasi, peningkatan akreditasi unggul program studi, pengembangan kampus di kawasan Kota Baru, serta peluang program bersama antarperguruan tinggi.

Terkait internasionalisasi, Prof. Wan menyampaikan sejumlah kerja sama internasional yang telah dijalankan UIN Raden Intan Lampung, antara lain dengan Rusia dan program Aminef. Ia juga menyinggung program double degree dengan Suez Canal University yang masih menghadapi tantangan akibat dinamika geopolitik global.

Selain itu, UIN Raden Intan Lampung juga menjalin kerja sama dengan Tomsk State University, Rusia, termasuk peluang hibah riset bersama senilai 60 ribu rubel.

Wakil Rektor I UIN RIL Prof. Andi Thahir menambahkan peluang kerja sama di bidang sains dan teknologi, termasuk kolaborasi internasional yang pernah dilakukan. Sementara Wakil Rektor III Bambang Budi Wiranto menyoroti kemungkinan kolaborasi kegiatan cultural camp dengan melibatkan perguruan tinggi luar negeri, termasuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Direktur Pascasarjana UIN RIL Prof. Tulus Suryanto juga menyampaikan peluang pengembangan kerja sama internasional dengan Malaysia. Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prof. Kumedi Ja’far menyinggung program KKN Siger Berjaya yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Lampung dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani menyambut baik kunjungan tersebut dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara kedua perguruan tinggi. Ia menegaskan pentingnya sinergi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung.

Menurutnya, saat ini Universitas Lampung memiliki delapan fakultas dan satu program pascasarjana dengan total 128 program studi, termasuk program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta sejumlah program studi yang telah terakreditasi unggul dan internasional.

Ia juga membuka peluang kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta mengajak dosen UIN untuk terlibat dalam kegiatan bersama.

Selain itu, kerja sama juga dapat dikembangkan dalam pengelolaan lingkungan, termasuk pengolahan sampah menjadi pupuk bernilai ekonomi.

Wakil Rektor II Unila Dr. Habibullah Jimad menambahkan bahwa rendahnya angka partisipasi pendidikan di Lampung masih menjadi tantangan bersama yang perlu dijawab melalui kolaborasi antarperguruan tinggi, termasuk dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU).

Wakil Rektor IV Unila Prof. Ayi Ahadiat menyoroti potensi sinergi internasional, antara lain melalui mahasiswa asing di UIN Raden Intan Lampung, khususnya dari Thailand Selatan, yang dapat mengikuti perkuliahan di Unila sebagai bagian dari penguatan internasionalisasi.

Ia juga mendorong penyelenggaraan konferensi internasional bersama, program adjunct professor, visiting scholar, serta pengembangan jurnal ilmiah.

Wakil Rektor I Unila Prof. Suripto Dwi Yuwono menambahkan bahwa kolaborasi juga dapat dilakukan melalui kompetisi mahasiswa internasional guna mendukung capaian IKU perguruan tinggi.

Sementara itu, Dekan FISIP Unila Prof. Anna Gustina Zainal menyampaikan rencana pelaksanaan program summer school pada September mendatang yang akan melibatkan sejumlah negara.

Dekan FKIP Unila Dr. Albet Maydiantoro menambahkan bahwa fakultasnya memiliki 31 program studi, beberapa di antaranya telah terakreditasi unggul dan internasional, serta memiliki program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang berpeluang untuk dikolaborasikan dalam peningkatan kualitas guru. (*)

RELATED NEWS