Program Satu Telur Sehari, Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026

Yunike Purnama - Senin, 06 Juli 2026 13:23
Program Satu Telur Sehari, Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026Keberlanjutan Program Satu Telur Sehari, Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota Sepanjang 2026 (sumber: Ist)

PESAWARAN — Di tengah upaya nasional menekan prevalensi stunting, Alfamart terus memperkuat perannya melalui program berkelanjutan “Satu Telur Sehari”. Memasuki tahun keempat pelaksanaannya pada 2026, program intervensi gizi ini memperluas jangkauannya secara masif ke 39 kota di Indonesia dengan target distribusi lebih dari 510.000 butir telur untuk 2.700 anak yang terindikasi stunting.

Program yang diinisiasi sejak 2022 ini memberikan intervensi gizi tambahan berupa satu butir telur setiap hari selama tiga hingga enam bulan. Penyaluran dilakukan secara periodik dan didistribusikan langsung kepada penerima manfaat melalui kolaborasi erat dengan kader posyandu serta dinas kesehatan setempat.

Khusus di Provinsi Lampung, Alfamart berkolaborasi dengan BKKBN Provinsi Lampung, Dinas P3AP2KB (Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kab. Pesawaran dan melibatkan Penyuluh KB serta Kader TPK untuk memantau perbaikan status gizi anak secara berkala.

Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Karnadinata, menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Alfamart dalam mendukung program pemerintah.
“Program penanganan stunting membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama. Ini adalah wadah gotong royong yang sangat baik antara pemerintah dan sektor swasta. Melalui sinergi ini, kita berharap dapat menciptakan langkah konkret dalam mendukung percepatan penurunan stunting, khususnya di Provinsi Lampung,” ujar Karnadinata.

Komitmen Intervensi Gizi yang Terus Bertumbuh

Sejak pertama kali diluncurkan, cakupan program “Satu Telur Sehari” terus mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun:
• Tahun 2022 (Awal Program): Menyalurkan lebih dari 177.000 butir telur kepada 1.000 anak di 10 kota.
• Tahun 2024: Meluas ke 12 kota dengan menyalurkan lebih dari 103.000 butir telur untuk 591 anak.
• Tahun 2025: Menjangkau 25 kota dengan distribusi 189.000 butir telur kepada 1.000 anak. Hasilnya, 72 persen anak penerima manfaat menunjukkan perkembangan tumbuh kembang yang positif.
• Tahun 2026: Memasuki puncak perluasan ke 39 kota dengan target 510.000 butir telur untuk 2.700 anak.

General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, menegaskan bahwa penentuan penerima manfaat dilakukan berbasis data akurat bersama dinas kesehatan agar program ini benar-benar tepat sasaran bagi anak-anak yang mengalami perlambatan pertumbuhan.

“Program Satu Telur Sehari bukan sekadar membagikan telur, melainkan sebuah intervensi sederhana yang terbukti efektif dan efisien dalam penanganan stunting di berbagai daerah. Selama empat tahun berjalan, melihat respons positif dan perkembangan fisik anak-anak penerima manfaat menjadi api semangat bagi Alfamart untuk terus menghadirkan kontribusi sosial yang berkelanjutan,” ungkap Rani.

Rani menambahkan, program yang untuk periode tahun 2026 ini sudah berjalan sejak Mei hingga Oktober mendatang tidak hanya berfokus pada bantuan pangan. Alfamart juga mengintegrasikan program ini dengan kegiatan pendampingan serta edukasi gizi bagi orang tua.

“Semangat utamanya adalah bagaimana Alfamart dapat hadir dan berkontribusi nyata menekan angka stunting, sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan siap menjadi generasi unggul di masa depan,” tutupnya.(*)

Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS