Prodi Manajemen Darmajaya FGD Revitalisasi Kurikulum OBE

Yunike Purnama - Kamis, 13 Oktober 2022 07:33
Prodi Manajemen Darmajaya FGD Revitalisasi Kurikulum OBE Program Studi (Prodi) Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Forum Group Discussion (FGD) Revitalisasi Kurikulum OBE (Outcome Based Education). (sumber: Yunike/Kabar Siger)

BANDAR LAMPUNG – Program Studi (Prodi) Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Forum Group Discussion (FGD) Revitalisasi Kurikulum OBE (Outcome Based Education), di Aula Meeting Lantai I Gedung Alfian Husin, Rabu, 12 Oktober 2022.

FGD diikuti stakeholder diantaranya PT Coca Cola Amatil, Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kota Bandarlampung, AMA Chapter Lampung, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Lampung, UKM, alumni dan mahasiswa Prodi Manajemen serta Dosen. FGD dibuka Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Riset IIB Darmajaya RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D. mewakili Rektor IIB Darmajaya Dr. Ir. H. Firmansyah Y.Alfian MBA., M.Sc.

Dalam sambutannya, Abdul Aziz mengatakan kurikulum ini sangat penting karena yang mencirikan suatu prodi adalah kurikulumnya. “Terutama dari sumberdaya yang dimiliki baik SDM, dosen, mahasiswa dan lainnya serta profil lulusan yang dihasilkan juga berbeda,” ungkapnya.

Dalam menyusun kurikulum ini, lanjut dia, yang menjadi dasar merupakan profil lulusan. Perusahaan juga mencari pekerjaan berdasarkan profil lulusannya. 

“Hari ini kita bicara tentang OBE. Sebenarnya sama saja (kurikulum sebelumnya). Karena, kita menyusun kurikulum melihat profil lulusan memiliki kemampuan apa dan akan diturunkan menjadi mata kuliah,” kata Abdul Aziz.

Sehingga, lanjut dia, mahasiswa kita harus punya profil seperti ini. “Maka sesuai dengan stakeholder ingin kemampuan seperti apa para lulusan kita, agar lulusan terserap dengan baik,” tuturnya.

Warek 1 juga berharap dari para stakeholder memberikan masukan-masukan dalam penyusunan kurikulum OBE Prodi Manajemen sehingga dapat menghasilkan lulusan siap masuk industri. “Kemampuan anak-anak akan berbeda spesifiknya. Mudah-mudahan diskusi FGD hari ini (kemarin, ed) dapat menguatkan kurikulum yang baik dan menguatkan profil lulusan yang kuat,” kata dia.

Tak lupa, Abdul Aziz juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ditjen Dikti atas hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2022. “IIB Darmajaya menjadi salah satu dari dua kampus yang menerima untuk tahun 2022,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari PT Coca Cola Amatil, Yayan Sopian memberikan masukan agar lulusan dapat beradaptasi dalam perubahan zaman. “Perusahaan saat ini membutuhkan sumberdaya yang memiliki jiwa strong leadership,” ucapnya.

Sedangkan Ketua AMA Chapter Lampung, Dr. Alex Tribuana Sutanto, M.M., mengusulkan agar SDM yang dihasilkan juga dapat melakukan evaluasi diri. “Setelah pekerjaan diselesaikan, mereka juga dapat melakukan evaluasi sendiri atas pekerjaan yang dilakukannya karena kemampuan ini belum dimiliki lulusan sarjana saat ini,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Prodi Manajemen IIB Darmajaya, Susanti, S.E., M.M., mengucapkan terima kasih atas masukan dari stakeholder. “Dengan masukan ini juga diharapkan dapat membuat kurikulum OBE yang sesuai keinginan dunia kerja dan dunia industri,” pungkasnya. (*)

Editor: Yunike Purnama
Yunike Purnama

Yunike Purnama

Lihat semua artikel

RELATED NEWS