Penyerapan KUR Pertanian Tembus 40 Persen
Yunike Purnama - Senin, 26 Juli 2021 14:53
(sumber: null)Kabarsiger.com, JAKARTA - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penyaluran KUR untuk sektor pertanian mencapai Rp 42,70 triliun dari target Rp 70 triliun sejak awal tahun hingga saat ini.
Dia membeberkan KUR ini disalurkan kepada subsektor perkebunan kelapa sawit sebesar Rp 9,50 triliun, pertanian padi Rp 7,80 triliun, perkebunan tanaman lainnya dan kehutanan Rp 5,50 triliun, pertanian holtikultura dan lainnya sebesar Rp 5,20 triliun.
"Lalu untuk pembibitan dan budidaya sapi Rp 3,90 triliun, pembibitan dan budidaya domba dan kambing Rp 3,50 triliun, pertanian palawija Rp 2,70 triliun, mix farming sebesar Rp 2,60 triliun . Jadi secara klaster, KUR pangan Rp 26,80 triliun, KUR Holtikultura Rp 7,84 triliun, perkebunan Rp 20,30 triliun dan peternakan Rp 15,10 triliun dari segi target realisasinya," ungkap Airlangga, Senin (26/7/2021).
Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat, penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor Pertanian di sepanjang Tahun 2021 mencapai angka 40 persen.
“Pertanian merupakan salah satu komoditi yang terus berkembang cukup baik dengan serapan KUR di tahun 2021 sekitar 40 persen lebih,” kata Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, dalam konferensi Virtual, Senin (26/7/2021).
Syahrul mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mendorong penyerapan KUR sektor pertanian, dengan menyesuaikan musim tanam kedua pada bulan Agustus mendatang.
“Kesiapannya dilakukan melalui koperasi yang diintegrasikan dari hulu sampai hilir pasca panen dan industrinya, hingga marketplacenya,” ujarnya.
Agar penyaluran KUR Pertanian berjalan dengan efektif dan maksimal, Syahrul mengaku tengah berkoordinasi dengan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, juga dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.
“Saya sudah menyampaikan kepada menteri KUMK dan Menteri BUMN supaya sama sama kita lakukan konsolidasi untuk mengefektifkan KUR dari hulu ke hilir,” pungkasnya. (*)

