Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi
Yunike Purnama - Senin, 27 Juli 2026 05:54
Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi (sumber: Ist)JAMBI – PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat transformasi pelayanan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, Kepolisian, serta penguatan kapasitas internal organisasi.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui rangkaian kunjungan kerja Komisaris Utama Irjen Pol. (Purn.) Aan Suhanan bersama Direktur Utama Muhammad Awaluddin dan Direktur Operasional, Ariyandi, di Provinsi Jambi, pada Jumat (24/7).
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi audiensi dengan Gubernur Jambi, Al Haris, pertemuan dengan Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, serta arahan dan pembinaan kepada seluruh insan Jasa Raharja Kantor Wilayah Jambi. Kunjungan ini
menjadi salah satu bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Hal itu dilakukan guna meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor, memperkuat keselamatan berlalu lintas, serta menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat.
- SMPN 26 Bandar Lampung Atasi Limbah Plastik lewat Inovasi Siger Betik
- Berkat BRI, UMKM Brownies Belimbing Khas Demak Kian Berkembang dan Naik Kelas
- Wamenbud Apresiasi Hari Nyeruit Nasional dan Kompetisi The Next Local Hero
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan transformasi pelayanan dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, serta dukungan sumber daya manusia Jasa Raharja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan.
"Karena itu, kami terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan sekaligus memastikan seluruh insan Jasa Raharja memiliki semangat yang sama dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, mudah, dan humanis. Kolaborasi yang kuat menjadi fondasi penting untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas sekaligus memperluas perlindungan dasar bagi masyarakat," ujar Awaluddin.
Sebagai agenda pertama, Komisaris Utama dan Direksi PT Jasa Raharja melaksanakan audiensi dengan Gubernur Jambi, Al Haris. Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) melalui penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi, Jasa Raharja, Kepolisian, dan instansi terkait.
Perkuat Kepatuhan Dalam audiensi tersebut, Jasa Raharja menyampaikan sejumlah strategi kolaboratif, mulai dari penguatan koordinasi lintas instansi, optimalisasi pelayanan Samsat,
pemanfaatan data kendaraan bermotor secara terintegrasi, pelaksanaan program
bersama untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat, hingga penguatan edukasi mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ tepat waktu.
Menurut Awaluddin, peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran PKB dan SWDKLLJ tidak hanya berdampak pada optimalisasi pendapatan daerah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan perlindungan dasarbagi korban kecelakaan lalu lintas.
"Kolaborasi yang kuat akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang semakin cepat, mudah, dan berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya keselamatan berlalu lintas di Provinsi Jambi," katanya.
Gubernur Jambi, Al Haris, menyambut baik komitmen tersebut. Menurutnya, sinergi
yang erat antara pemerintah daerah, Jasa Raharja, Kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Pada akhirnya, kata dia, akan berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Usai audiensi dengan Pemerintah Provinsi Jambi, jajaran Komisaris dan Direksi Jasa Raharja melanjutkan kunjungan dengan bertemu Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar.
Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas, mempercepat penanganan dan penjaminan korban kecelakaan, mengoptimalkan pemanfaatan data kecelakaan secara terintegrasi, serta memperluas edukasi keselamatan kepada masyarakat.(*)

