OJK Segera Luncurkan Learning Management System Keuangan Syariah
Yunike Purnama - Senin, 24 Oktober 2022 06:03
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam waktu dekat akan meluncurkan Learning Management System (LMS) Keuangan Syariah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, modul LMS Keuangan syariah ini akan diisi dengan pengenalan keuangan syariah, fikih muamalah, akad dalam keuangan syariah, dan pengenalan dana sosial serta kuangan syariah.
"Oktober ini kami akan meluncurkan LMS Keuangan Syariah terdiri dari sejumlah modul basic hingga intermediate dan disediakan secara gratis,” kata Friderica dikutip Senin, 24 Oktober 2022.
- Hari Osteoporosis Nasional, Menkes Ajak Masyarakat Indonesia Terus Bergerak dan Berolahraga
- ESG Award: Induk Usaha Erafone Raih Predikat Terbaik dalam TrenAsia ESG Excellence 2022
- Webinar #MakinCakapDigital Beri Pelatihan Tips Facebook For Business untuk Wilayah Sumatra
Salah satu yang mendorong OJK untuk meluncurkan LMS Keuangan Syariah karena masih rendahnya pengetahuan keuangan syariah dibandingkan keuangan konvensional. Friderica menyebut, literasi keuangan syariah baru mencapai 8%, sementara inklusi keuangan syariah sebesar 9%.
Sebelumnya, OJK telah meluncurkan modul LMS konvensional. Ada sepuluh tingkat dasar yang terdiri dari sepuluh materi. Terdiri dari materi terkait OJK, Satgas Waspada Investasi, perencana keuangan, perbankan, dan liteasi keuangan digital.
Selain itu, OJK juga terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah dengan menyasar pondok pesantren guna mendukung transaksi secara syariah. Pesantren dipilih karena sebagai pusat pendidikan keagamaan.
"Dengan begitu, diharapkan dapat meningkatkan indeks literasi dan inklusi produk jasa keuangan syariah kepada masyarakat," pungkasnya. (*)