Jarwo Songha Meriahkan Gelaran “Kejar Imunisasi” di Pesawaran

Eva Pardiana - Rabu, 20 Mei 2026 21:03
Jarwo Songha Meriahkan Gelaran “Kejar Imunisasi” di PesawaranPendongeng nasional Jarwo Songha tampil memukau dalam gelaran dongeng “Kejar Imunisasi” yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).. (sumber: Dok. Jarwo Songha)

PESAWARAN – Pendongeng nasional Jarwo Songha tampil memukau dalam gelaran dongeng “Kejar Imunisasi” yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Acara bertema “Sinergi dan Edukasi: Kejar Imunisasi Lengkap Anak Sehat (SEKILAS) bersama Kementerian Kesehatan RI” itu digelar di GSG Pemkab Pesawaran, Selasa (19/5/2026), dan dihadiri ratusan ibu serta anak yang antusias menyaksikan penampilan Kak Jarwo.

Pendongeng yang telah tampil di berbagai daerah di Indonesia tersebut membawakan dongeng berjudul “Superhero Penjaga Kesehatan”. Kisahnya bercerita tentang seorang anak bernama Ucil yang takut menjalani imunisasi karena khawatir dengan suntikan jarum.

Atas saran sang ayah, Ucil kemudian mendatangi rumah seorang kakek tua untuk meminta penjelasan tentang imunisasi. Sang kakek pun menjelaskan pentingnya imunisasi yang tidak hanya bermanfaat saat ini, tetapi juga untuk masa depan anak.

“Aku berusaha mengemas dongeng ‘Kejar Imunisasi’ ini dengan cara yang asyik dan menyenangkan,” tutur pendongeng yang pernah menjadi narasumber pelatihan mendongeng mahasiswa Universitas Indonesia tersebut.

Salah seorang peserta, Fathan, mengaku sangat senang menyaksikan penampilan Kak Jarwo Songha. Ia hadir bersama orang tuanya dan mengikuti acara hingga selesai.

“Semoga kapan-kapan Kak Jarwo Songha bisa hadir lagi ke Pesawaran untuk menghibur kami,” ujarnya.

Jarwo Songha mengaku bersyukur karena penampilannya mendapat sambutan hangat dari para peserta.

“Alhamdulillah, anak-anak dan orang tua terhibur dengan dongeng yang saya pentaskan,” kata pendongeng yang membuka penampilannya dengan sastra lisan Lampung itu. (*)

Bagikan

RELATED NEWS