Buka Justice Run, Gubernur Ajak Warga Lampung Gemar Olahraga
Eva Pardiana - Minggu, 05 April 2026 06:58
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal selepas flag off Justice Run yang digelar di halaman Kantor Gubernur Lampung, Minggu (5/4/2026). (sumber: Adpim Pemprov Lampung)BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari guna mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Justice Run yang digelar di halaman Kantor Gubernur Lampung, Minggu (5/4/2026).
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat sebagai fondasi kemajuan daerah.
“Kita dorong masyarakat Lampung untuk gemar berolahraga, hidup sehat, dan berpikir cerdas. Ini yang kita inginkan untuk kemajuan Lampung ke depan, yang dibangun bersama dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang sehat dan inklusif, tidak hanya mendukung kesehatan fisik tetapi juga memperkuat interaksi sosial masyarakat.
“Kita ingin ruang publik yang sehat, baik secara fisik maupun sosial. Masyarakat Lampung tidak hanya sehat badannya, tetapi juga sehat cara berpikirnya, serta memiliki nilai-nilai kuat dalam menjaga integritas,” kata Mirza.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini, seperti bangun pagi dan rutin berolahraga, sebagai bagian dari pembentukan budaya hidup sehat.
“Kalau masyarakat Lampung mulai terbiasa bangun pagi dan berolahraga setelah subuh, maka kita sedang membentuk budaya kehidupan yang sehat. Ini adalah salah satu hal paling penting,” ujarnya.
Gubernur juga mendorong pemerataan fasilitas olahraga di seluruh wilayah Lampung. Menurutnya, akses terhadap sarana olahraga merupakan hak setiap masyarakat.
“Ke depan, fasilitas olahraga publik harus kita dorong, tidak hanya di Bandar Lampung, tetapi di seluruh kabupaten dan kota. Masyarakat punya hak untuk hidup sehat,” tegasnya.
Ia turut mengapresiasi tema “Justice” yang diusung dalam kegiatan tersebut karena dinilai memiliki makna mendalam tentang perjuangan mewujudkan keadilan.
“Justice Run mengingatkan kita bahwa perjuangan untuk keadilan itu seperti berlari, membutuhkan stamina, konsistensi, dan arah yang jelas. Meskipun kadang lelah, selama tujuannya benar, kita harus terus melangkah,” katanya.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter masyarakat yang menjunjung nilai keadilan, kejujuran, dan kebersamaan.
“Membangun daerah bukan hanya soal fisik, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kejujuran, dan kebersamaan,” ujarnya.
Gubernur berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini. Semangatnya harus dibawa ke lingkungan masing-masing, ke tempat kerja, komunitas, dan kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai kalangan dan daerah di Indonesia dengan kategori lomba 10K dan 5K untuk umum serta 5K untuk pelajar. (*)

