Bawang Putih Ikut Andil Kenaikan Inflasi Bandar Lampung-kabarsiger
Yunike Purnama - Selasa, 03 Maret 2020 02:22
Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung mengadakan rilis BPS mengenai Inflasi Kota Bandar Lampung (sumber: Vera Afrianti / Kabarsiger.com)Kabarsiger.com, Bandar Lampung - Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,44 persen pada bulan Februari 2020. Tercatat lebih tinggi dibanding bulan Januari sebesar 0,24 persen.
Kabid Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung Riduan mengatakan, inflasi disebabkan adanya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,25 pada Januari 2020 menjadi 105,71 pada Februari 2020.
Dari sebelas kelompok pengeluaran di Kota Bandar Lampung, delapan kelompok yang mengalami inflasi terdiri dari kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,18 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,98 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,94 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar lainnya 0,61 persen.
Selanjutnya kelompok transportasi 0,46 persen,kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,44 persen, kelompok kesehatan 0,36 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,18 persen.
Riduan mengungkapkan, untuk kelompok informasi,komunikasi,jasa keuangan,kelompok pendidikan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya tidak mengalami perubahan indeks.
"Namun,untuk komoditi yang dominan memberikan andil dalam pembentukan inflasi bulan Februari 2020 diantaranya bawang putih sebesar 0,18 persen, beras 0,07 persen, bahan bakar rumah tangga 0,05 persen, tukang bukan mandor 0,05
persen, rekreasi 0,04 persen, minyak goreng 0,03 persen, kolam renang 0,02 persen, ikan kembung 0,02 persen,cabai rawit 0,02 persen, dan tomat 0,02 persen,"paparnya, Senin (2/3/2020).
Sehingga, pada bulan Februari 2020, inflasi Kota Bandar Lampung menempati peringkat ke-27 dari 90 kota yang diamati perkembangan harganya.
"Dari 90 kota, 73 kota mengalami inflasi dan 17 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sintang sebesar 1,21 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Pare-Pare sebesar 0,02 persen,"jelasnya.(*/VR)
Bagikan

