Balai Bahasa Lampung Raih Penghargaan ZI-WBK 2025

Eva Pardiana - Kamis, 12 Februari 2026 17:43
Balai Bahasa Lampung Raih Penghargaan ZI-WBK 2025 Balai Bahasa Provinsi Lampung meraih penghargaan ZI-WBK Tahun 2025 dari Kementerian PANRB. Penghargaan diserahkan dalam ajang SAKIP dan ZI Award 2025 pada Rabu (11/2/2026) di Jakarta. (sumber: Balai Bahasa Lampung)

JAKARTA — Balai Bahasa Provinsi Lampung meraih penghargaan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang SAKIP dan ZI Award 2025 bertema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” pada Rabu (11/2/2026) di Jakarta.

Capaian itu merupakan hasil sinergi dan kolaborasi berbagai pihak. Pembangunan reformasi birokrasi dan Zona Integritas di Balai Bahasa Provinsi Lampung dilakukan melalui kerja kolektif seluruh pegawai, pendampingan kementerian/lembaga terkait, dukungan pemerintah daerah, serta partisipasi mitra kerja, termasuk jurnalis dan masyarakat.

Menteri PANRB Rini Widyantini dalam kesempatan tersebut menegaskan reformasi birokrasi merupakan fondasi utama membangun negara berintegritas. Menurutnya, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi instrumen penting untuk memastikan perencanaan dan program pemerintah berdampak nyata bagi masyarakat.

“Presiden menekankan bahwa birokrasi harus responsif dan melayani. Kebutuhan masyarakat harus menjadi pusat reformasi birokrasi, sehingga keberhasilannya tidak hanya diukur dari efektivitas anggaran, tetapi juga dari kualitas layanan publik yang dirasakan manfaatnya,” ujar Rini.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung, Halimi Hadibrata, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan sebelumnya dan Tim ZI-WBK 2025 atas kerja keras yang telah dilakukan. Ia menyebut predikat WBK merupakan buah komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang akuntabel dan berintegritas.

“Capaian ini adalah hasil kolaborasi internal dan eksternal. Dukungan kementerian, pemerintah daerah, mitra, komunitas literasi, serta partisipasi masyarakat menjadi energi utama dalam pembangunan Zona Integritas ini,” kata Halimi.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan akhir dari proses reformasi, melainkan penguat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kebahasaan dan kesastraan di Lampung. Balai Bahasa Provinsi Lampung akan menjaga integritas, memperkuat tata kelola, serta memastikan pelayanan publik yang profesional dan bebas dari korupsi.

Halimi juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang berperan dalam mengawal transparansi dan menyebarluaskan informasi program. Menurutnya, media merupakan mitra strategis dalam membangun birokrasi yang terbuka dan dipercaya masyarakat.

Predikat WBK 2025 menjadi simbol kepercayaan publik sekaligus wujud komitmen Balai Bahasa Provinsi Lampung untuk terus berkontribusi dalam pengembangan bahasa, sastra, dan literasi di Provinsi Lampung. (*)

RELATED NEWS