Apresiasi TMMD Ke-116, Walikota dan Dandim Salurkan Bantuan untuk Warga Kampung Pidada Bandar Lampung
Eva Pardiana - Senin, 05 Juni 2023 19:19
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana (kanan) bersama Komandan Kodim (Dandim) 0410/KBL Kolonel Arm Tri Arto Subagio (Kiri). (sumber: Instagram @eva_dwiana)BANDAR LAMPUNG – Sebagai bentuk apresiasi keberhasilan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke -116 Kota Bandar Lampung, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) TNI-AD melalui Kodim 0410/KBL memberikan bantuan terhadap warga Kampung Pidada, Jalan Soekarno-Hatta Gang Pancur, Pidada II, Panjang Utara, Bandar Lampung, Senin, 5 Juni 2023.
Pemberian bantuan berupa keramik sebanyak 7500 m² dua unit sound system serta 60 unit kursi plastik untuk perangkat balai desa itu, secara simbolis diserahkan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana didampingi Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Arm Tri Arto Subagio.
“Atas nama Pemkot, Bunda berterimakasih kepada Kasad dan Dandim memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.
Walikota juga berharap program TMMD terus dilaksanakan berkolaborasi dengan pemerintah kota untuk merapihkan Kota Bandar Lampung.
“Kemarin daerah Panjang permintaan Bunda bantu daerah pesisir lagi, misalnya di daerah Bumi Waras agar lebih tertata baik. Dengan dibantu dengan TMMD bisa menjadi lebih baik,” imbuhya.
Komandan Kodim (Dandim) 0410/KBL Kolonel Arm Tri Arto Subagio menyampaikan pihaknya sangat siap mendukung program Pemkot Bandar Lampung. Setelah TMMD ini, TNI akan melaksanakan program bersama Karya Bhakti.
“Tergantung dengan permintaan Pemkot dan masyarakat, (mau) adakan program apa yang bisa dilakukan bersama. Artinya TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat secara bersama sama bergotong royong,” ucap Kolonel Tri.
Kolonel Tri menjelaskan bantuan yang diserahkan kepada warga ini merupakan pemberian Kasad TNI-AD Dudung Abdurachman dalam rangka mendukung pelaksanaan TMMD Ke -116 di wilayah Kodim 0410 Kota Bandar Lampung.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik dan dimanfaatkan dengan tepat sasaran . “Jangan dinilai seberapa harganya, namun bantuan yang diberikan adalah barang berkualitas yang bisa dimanfaatkan untuk warga,” tandasnya. (*)

