54 PNS UIN RIL Dilantik, Menag Pesankan ISTIQAMAH

Eva Pardiana - Kamis, 21 Mei 2026 16:15
54 PNS UIN RIL Dilantik, Menag Pesankan ISTIQAMAHSebanyak 54 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis (21/5/2026). (sumber: Humas UIN RIL)

BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 54 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis (21/5/2026). Mereka merupakan bagian dari 16.138 CPNS Kementerian Agama yang diangkat menjadi PNS secara serentak di seluruh Indonesia.

Prosesi pelantikan dilaksanakan secara hybrid dan terhubung langsung dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Pengangkatan CPNS menjadi PNS dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Dalam sambutannya, Menteri Agama mengucapkan selamat kepada seluruh PNS yang baru dilantik. Ia mengingatkan agar para aparatur sipil negara tidak melupakan jasa kedua orang tua yang telah mendoakan perjuangan mereka hingga berhasil menjadi PNS.

"Kita jangan sampai melupakan jasa kedua orang tua kita. Kalian berhasil berkat doa kedua orang tua. Mungkin Anda tidak melihat, ada air mata di atas sajadah atau di tempat-tempat ibadah, memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar anak-anaknya menjadi anak yang berhasil," ujar Nasaruddin Umar.

Selain menegaskan pentingnya menaati aturan kepegawaian, Menag juga mengingatkan ASN Kementerian Agama untuk menjaga akhlak dan memegang teguh nilai-nilai yang dirangkumnya dalam konsep ISTIQAMAH.

Menurutnya, ISTIQAMAH merupakan akronim dari Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah yang harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

Menag menjelaskan, ikhlas berarti bekerja semata-mata karena mengharap ridha Allah. Sabar tidak hanya mampu menahan diri, tetapi juga memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain. Tawadhu dimaknai sebagai kerendahan hati, termasuk berani meminta maaf ketika melakukan kesalahan.

Sementara itu, ihsan diartikan sebagai semangat menghadirkan manfaat bagi sesama. Qanaah berarti merasa cukup sehingga terhindar dari perilaku yang menyimpang. Amanah berkaitan dengan kepercayaan dan tanggung jawab, sedangkan akhlak menjadi karakter utama yang mudah dinilai masyarakat. Adapun hikmah dimaknai sebagai kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.

"Mulai hari ini ubah gaya hidup dan pandangan hidup sebagai konsekuensi menjadi bagian dari Kementerian Agama. Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Akhlak, Amanah, dan Hikmah. Selamat kepada saudara-saudara sekalian, semoga berhasil," pesan Menag.

Usai mengikuti pelantikan nasional, UIN Raden Intan Lampung menyerahkan Surat Keputusan (SK) PNS kepada para pegawai yang baru dilantik. Penyerahan dilakukan oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari para dekan, ketua lembaga, Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI), hingga para kepala bagian fakultas.

Mewakili pimpinan UIN Raden Intan Lampung, Dekan Fakultas Syariah, Dr. Efa Rodiah Nur, M.H., menyampaikan ucapan selamat kepada para PNS yang baru dilantik sekaligus menyampaikan salam dari Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., Ph.D.

Efa mengatakan, status baru sebagai PNS merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional dengan menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, dan etika kerja. Menurutnya, ASN di lingkungan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Berikan pelayanan yang baik, profesional, dan responsif kepada mahasiswa maupun masyarakat. Terus tingkatkan kompetensi diri agar menjadi SDM yang profesional, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan universitas maupun bangsa," ujarnya.

Ia berharap pelantikan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian, etos kerja, dan profesionalisme seluruh ASN di lingkungan UIN Raden Intan Lampung. (ril)

RELATED NEWS