Pemkab dan Kemenag Ajak Warga Salat Istisqa di MAN 1 Lampung Selatan
Eva Pardiana - Rabu, 09 September 2026 19:32
Salat Istisqa dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 10 September 2026, mulai pukul 07.00 WIB di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Selatan. (sumber: Diskominfo Lamsel)LAMPUNG SELATAN – Hujan yang belum kunjung turun di tengah kemarau panjang mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar dengan memanjatkan doa bersama melalui Salat Istisqa.
Salat Istisqa dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 10 September 2026, mulai pukul 07.00 WIB di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Selatan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan Salat Istisqa menjadi ikhtiar spiritual di tengah kemarau berkepanjangan yang berdampak pada lingkungan dan aktivitas masyarakat.
“Besok, Pemkab bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan akan melaksanakan Salat Istisqa mulai pukul 07.00 WIB. Tempatnya di MAN 1 Lampung Selatan,” ujar Hendry, Rabu (9/9/2026).
- 2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3
- City Gas Tour 2026, PGN Tunjukkan Efisiensi Gas Bumi
- PTPN I Dampingi Petani Kelapa Produksi Gula Semut
Menurut Hendry, pelaksanaan Salat Istisqa tidak semata-mata ditujukan untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan ikhtiar bersama dalam menyikapi dampak yang ditimbulkan oleh musim kering.
Turunnya hujan diharapkan dapat membantu mengatasi kekeringan sekaligus menekan risiko yang meningkat akibat kondisi lahan dan lingkungan yang kering, termasuk potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Selain itu, hujan juga diharapkan dapat membantu membersihkan sisa abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih menjadi bagian dari kondisi lingkungan di sejumlah wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Meski demikian, Hendry mengingatkan masyarakat agar ikhtiar spiritual tersebut tetap diiringi langkah nyata dan kewaspadaan.
Kondisi cuaca yang masih dipengaruhi kemarau serta keberadaan sisa abu vulkanik Anak Krakatau perlu menjadi perhatian dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
- Inflasi Lampung Agustus 2026 Capai 0,23 Persen, Beras dan Ayam Jadi Pemicu
- Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 di Sumatera
- Pertamina Patra Niaga Sanksi 161 SPBU di Sumbagsel
“Yang paling penting, ikhtiar spiritual ini juga harus diikuti dengan ikhtiar nyata. Masyarakat tetap perlu menjaga kewaspadaan, menjaga lingkungan, dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang ada,” ujar Hendry.
Pemkab Lampung Selatan berharap Salat Istisqa dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan di tengah kemarau panjang.
Dengan doa dan ikhtiar yang dilakukan bersama, masyarakat diharapkan tetap tenang, peduli, dan waspada hingga kondisi cuaca kembali membaik. (ls)

