UIN Raden Intan Lampung
Penulis:Eva Pardiana
Editor:Eva Pardiana

BANDAR LAMPUNG — Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam pemeringkatan Webometrics edisi Januari 2026, UIN RIL berhasil masuk jajaran 10 besar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia.
Dilansir dari laman resmi UIN RIL, Selasa (13/1/2026), kampus ini menempati peringkat kedelapan PTKIN secara nasional. Secara keseluruhan, kampus berjuluk Green Campus ini berada pada peringkat ke-103 nasional dari 3.695 perguruan tinggi di Indonesia yang masuk pemeringkatan. Sementara itu, di tingkat global, UIN RIL berada pada peringkat ke-3.088 dunia.
Webometrics merupakan platform pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang menilai kinerja institusi secara multidimensi. Penilaian tidak hanya berfokus pada publikasi ilmiah, tetapi juga pada keterbukaan akademik, pengaruh keilmuan, serta visibilitas global perguruan tinggi melalui kehadiran digital.
Pemeringkatan Webometrics dilakukan dua kali setiap tahun, yakni pada Januari dan Juli, dengan cakupan lebih dari 32.000 institusi pendidikan tinggi dari lebih dari 200 negara. Platform ini bersifat independen, berbasis riset, serta berkomitmen pada prinsip transparansi dan keterbukaan akses pengetahuan.
Rektor UIN RIL, Prof. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil pemeringkatan ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika UIN RIL dalam memperkuat tata kelola serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Capaian ini juga dapat menjadi salah satu referensi bagi calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi,” ujar Rektor.
Pendaftaran mahasiswa baru UIN Raden Intan Lampung melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) PTN telah dibuka sejak awal Februari. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman resmi pmb.radenintan.ac.id.
Dalam pemeringkatan ini, Webometrics menggunakan tiga indikator utama. Visibility (Impact) memiliki bobot terbesar, yakni 50 persen, yang mengukur dampak institusi berdasarkan jumlah domain eksternal yang merujuk ke laman resmi kampus, dengan sumber data dari Ahrefs.
Transparency (Openness) memiliki bobot 10 persen, yang menilai jumlah sitasi dari 310 peneliti teratas institusi melalui profil Google Scholar, dengan mengecualikan 20 peneliti dengan sitasi tertinggi agar tidak mendistorsi hasil penilaian.
Sementara itu, Excellence berbobot 40 persen, yang mengukur kualitas publikasi ilmiah melalui jumlah artikel yang masuk 10 persen teratas paling banyak disitasi pada periode 2019–2023 berdasarkan data Scopus dan Scimago.
Berikut 10 besar PTKIN versi Webometrics Januari 2026: