UIN RIL Dirikan Posko Ramah Pemudik di Masjid Airan

2026-03-18T19:38:15.000Z

Penulis:Eva Pardiana

Posko Ramah Pemudik uin.jpg
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mendirikan Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Raya Airan, Rabu (18/3/2026).

BANDAR LAMPUNG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mendirikan Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Raya Airan, Rabu (18/3/2026). Posko tersebut diresmikan langsung oleh Rektor Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. bersama jajaran pimpinan.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa pendirian posko ini merupakan hasil kerja sama antara UIN RIL dengan Masjid Raya Airan. Ia menegaskan, program kepedulian terhadap pemudik bukan hal baru.

Menurutnya, pada tahun sebelumnya Menteri Agama telah mendorong program serupa di kantor Kementerian Agama hingga tingkat kecamatan atau KUA. Tahun ini, program tersebut diperluas dengan melibatkan institusi pendidikan keagamaan, baik perguruan tinggi Islam seperti PTKIN, IAIN, UIN, dan STAIN, maupun perguruan tinggi keagamaan dari berbagai agama di Indonesia.

“Gerakan ini juga menyasar lembaga madrasah, pondok pesantren, dan lainnya. Semuanya menunjukkan kepedulian terhadap momentum mudik di tanah air,” ujar Rektor.

Ia menambahkan, program mudik merupakan hajat seluruh bangsa Indonesia, sehingga Kementerian Agama turut berinisiatif mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya untuk menyukseskan mudik 2026 dan seterusnya.

Rektor berharap kerja sama antara UIN RIL dan Masjid Raya Airan dapat terus berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga menilai setiap bentuk pengabdian tersebut sebagai amal jariyah.

Sementara itu, Ketua Masjid Raya Airan, Asrian Hendi Cahya, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa masjid tersebut memang diarahkan sebagai rest area bagi pemudik, baik sebagai tempat beristirahat maupun titik kumpul bantuan.

“Alhamdulillah fasilitas sudah kami siapkan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kunjungan Presiden Joko Widodo ke Masjid Raya Airan, di mana Rektor UIN RIL saat itu bertindak sebagai imam. Ke depan, ia berharap UIN RIL terus hadir dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN RIL, Dr. Ali Abdul Wakhid, S.Ag., M.Si., melaporkan bahwa posko tersebut beroperasi mulai 18 hingga 27 Maret 2026. Masjid Raya Airan dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program.

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan masyarakat, termasuk dalam menyambut pemudik.

Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan dari Klinik Pratama UIN RIL, layanan keagamaan, serta berbagai layanan lainnya. Fasilitas yang disediakan antara lain toilet bersih, tempat wudu dan mandi, takjil gratis, layanan kesehatan, tempat istirahat, makanan, pengisian daya telepon genggam, serta pusat informasi.

Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan karpet masjid secara simbolis oleh Rektor, pembagian takjil kepada jamaah, serta peninjauan langsung ke lokasi posko. (*)