Pemkab Lampung Selatan
Penulis:Eva Pardiana

LAMPUNG SELATAN – Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, mengunjungi keluarga Desi Rohilah (29) di Dusun 7 Jati Baru, Kalianda, Kamis (9/4/2026), untuk memberikan dukungan kepada tiga anak Desi yang mengidap thalasemia.
Dalam kunjungan tersebut, Zita Anjani menyapa dan berbincang langsung dengan ketiga anak Desi, yakni Almeira Azzahra Alfatun Nisa (8), Abhan Sultanul Alam (7), dan Amara Zea Pelangi (5), yang sejak kecil didiagnosis menderita kelainan darah dan harus menjalani transfusi darah rutin setiap dua minggu.
Selain itu, ketiganya juga mengalami kondisi kesehatan yang tidak stabil, seperti kadar hemoglobin rendah, peradangan darah, serta kekurangan gizi pada anak bungsu.
Zita Anjani memberikan motivasi kepada anak-anak tersebut agar tetap semangat menjalani pengobatan dan terus belajar.
“Adik-adik harus tetap semangat, rajin belajar, supaya nanti bisa jadi orang sukses,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada Abhan agar kelak dapat menjadi sosok yang kuat dan membantu keluarga.
“Kalau laki-laki harus kuat, harus bantu ibu,” kata Zita.
Desi Rohilah diketahui membesarkan ketiga anaknya seorang diri setelah berpisah dengan suami. Dalam kesehariannya, ia harus memastikan anak-anaknya mendapatkan pengobatan rutin di tengah keterbatasan ekonomi.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kesehatan telah memberikan dukungan berupa fasilitas transportasi untuk pengobatan ke Rumah Sakit Immanuel serta jaminan biaya melalui BPJS Kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Zita Anjani juga menyerahkan bantuan sembako dan santunan kepada keluarga Desi sebagai bentuk kepedulian.
Desi mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan dan merasa terbantu dalam menjalani perawatan anak-anaknya.
“Terima kasih banyak Bu Zita sudah mengunjungi kami. Saya sangat terharu dan berterima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli,” ujarnya.
Meski dalam keterbatasan, Desi tetap berupaya menyekolahkan anak-anaknya. Pihak sekolah juga turut memberikan perhatian dengan memantau kondisi kesehatan anak-anak dan memberikan informasi jika terjadi penurunan kondisi.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang membutuhkan, khususnya dalam penanganan penyakit kronis pada anak. (*)