PTPN I Perkuat Produksi Karet Lewat Standarisasi Regional
Eva Pardiana - Kamis, 09 April 2026 19:50
Direktur Operasional PTPN I, Fauzi Omar. (sumber: PTPN I)SUMATERA SELATAN – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) memperkuat fondasi bisnis komoditas karet melalui agenda benchmark dan rapat kerja yang dipusatkan di Kebun Tebenan, Regional 7, pada 8–9 April 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam menyelaraskan ritme kerja dan standar operasional di seluruh wilayah perkebunan guna menghadapi dinamika pasar global.
Rapat kerja dipimpin Direktur Operasional PTPN I, Fauzi Omar, dan diikuti jajaran pimpinan, mulai dari Operation Head, Kepala Bagian Tanaman dan Teknik Pengolahan, hingga General Manager dan Manajer Kebun dari Regional 2, 3, 5, dan 7. Kehadiran para pengambil kebijakan ini diwajibkan sebagai bentuk keseriusan perusahaan dalam mengoptimalkan potensi produksi.
Dalam arahannya, Fauzi Omar menegaskan bahwa konsolidasi ini difokuskan pada peningkatan kinerja melalui strategi penggalian produksi yang lebih presisi di seluruh wilayah kerja.
- Sinergi BRI Group dan Kerjasama SMBC Dorong Pembiayaan Ultra Mikro
- Aji Korban Calo Kapal Ikan Pulang, Bupati Egi Imbau Waspada
- LinkUMKM BRI Dorong UMKM Fesyen Kembangkan Kain Tradisional Modern
“Agenda ini adalah langkah konkret untuk memastikan setiap wilayah mencapai standar performa terbaik. Kita harus fokus pada peningkatan kinerja melalui optimalisasi produksi karet yang lebih efektif,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Ia juga meminta seluruh pimpinan unit hadir secara langsung tanpa diwakilkan agar strategi yang disusun dapat dipahami dan dijalankan secara maksimal di masing-masing wilayah.
Melalui rapat kerja ini, PTPN I mendorong sinergi lintas regional guna mengurangi kesenjangan performa antarwilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui diskusi dan kegiatan benchmark untuk mengadopsi teknik pengelolaan terbaik.
Langkah ini sekaligus menjadi implementasi nilai budaya AKHLAK dalam menghadapi dinamika industri komoditas.
PTPN I optimistis penguatan strategi di Kebun Tebenan akan mendukung pencapaian target operasional secara lebih efektif dan produktif. Standarisasi yang dihasilkan diharapkan menjadi acuan bagi seluruh regional dalam meningkatkan kinerja serta memperkuat daya saing perusahaan di tingkat global. (*)

