SMSI Bandar Lampung Distribusikan Sedekah Alquran Dompet Dhuafa ke Sejumlah Majelis

2022-04-21T11:31:06.000Z

Penulis:Eva Pardiana

IMG-20220421-WA0002.jpg
SMSI Kota Bandar Lampung mendistribusikan sedekah Alquran Dompet Dhuafa Lampung ke Pondok Baitul Qur'an dan Majelis Taklim Khoirul Ummi, Jalan Pulau Bacan Gg. Al-Iman 1, Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bandar Lampung mendistribusikan sedekah Alquran Dompet Dhuafa Lampung. Alquran disalurkan ke sejumlah majelis, salah satunya Pondok Baitul Qur'an dan Majelis Taklim Khoirul Ummi, Jalan Pulau Bacan Gg. Al-Iman 1, Bandar Lampung.

Bantuan diserahkan oleh Sekretaris SMSI Bandar Lampung Siska Purnama Sari kepada Ketua Baitul Qur'an Ustaz Wihantoro. "Alhamdulillah, terimakasih semoga bisa bermanfaat, berguna bagi anak-anak yang ngaji disini. Juga ibu-ibu majelis," kata Wihantoro, Rabu, 20 April 2022, malam.

Ia menyebut, Baitul Qur'an setiap hari melaksanakan kegiatan mengaji bagi anak-anak remaja kampung Al-Iman. Sedikitnya, ada 40 anak yang saat ini belajar Alquran, salawat, dan tahlil.

"Alhamdulillah, anak-anak remaja kita Insya Allah sudah mengerti memahami pentingnya belajar Alquran. Begitu juga dengan ibu-ibu di sini sering mengisi waktu luang dengan tadarus," kata Pakle Wiwik, sapaan akrab guru ngaji tersebut.

Wiwik menyebut, Baitul Qur'an tidak memiliki biaya operasional. Namun tidak memungut biaya belajar mengaji kepada anak-anak maupun para orang tua yang ingin belajar ngaji.

"Yang penting anak-anak sini mau ngaji, mau belajar agama, kalau dipungut biaya nanti malah males. Kita juga nggak mungut bantuan dana dari swadaya masyarakat sekutar. Tapi ada aja rezeki nya, ada yang sodakoh buat token listrik, buat persediaan air minum untuk anak-anak ngaji," ungkap Wiwik.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Taklim Khoirul Ummi Junarsih Djamian mengatakan bahwa kegiatan mengaji anak-anak selama Ramadan dilakukan di Masjid Al-iman. Sementara Pondok Baitul Qur'an digunakan untuk salat tarawih ibu-ibu dan anak perempuan.

"Kita ada dua kegiatan, anak majelis dibimbing Ustaz Wiwik, biasanya setiap malam ada kegiatan belajar mengaji anak-anak remaja. Lepas magrib, mereka ke pondok untuk tadarusan. Bakda isya, baru ibu-ibu Majelis Khoirul Ummi," jelas Junarsih.

Majelis yang sudah berdiri selama enam tahun di atas lahan milik warga itu telah berhasil mendidik anak-anak untuk membaca Alquran dengan baik dan melakukan kegiatan positif lainnya.

"Keberadaan majelis Baitul Qur'an di tempat kita dampaknya banyak membantu mengubah anak remaja ke arah yang lebih baik lagi. Di samping bisa membaca Alquran, menghindari mereka dari kegiatan yang terkait kenakalan remaja," jelasnya.

"Bahkan saat ada kabar duka dari tetangga, anak-anak majelis ini yang berinsiasi datang sendiri untuk mengisi yasin dan tahlil. Insya Allah mereka ada hafalan," tambahnya.

Sementara, Ketua SMSI Kota Bandar Lampung Jefri Arifin, diwakili Sekretaris SMSI Kota Siska Purnama Sari mengapresiasi kegiatan masyarakat di Pondok Baitul Qur'an.

"Tadi sudah mendengar langsung kegiatannya, ternyata banyak. Alhamdulillah, Alquran yang diberikan bisa dipergunakan. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi amalan kita semua. Terimakasih juga kepada Dompet Duafa Lampung, atas dukungan yang diberikan," pungkas Siska. (*)