Rektor UIN RIL Minta Lulusan PPG Jadi Agen Perubahan Pendidikan

2026-06-03T09:53:36.000Z

Penulis:Eva Pardiana

Rektor UIN RIL Minta Lulusan PPG Jadi Agen Perubahan Pendidikan.jpeg
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D.

BANDAR LAMPUNG – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., berharap para lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Madrasah Batch 4 Tahun 2025 mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, humanis, dan berkarakter di tengah masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Rektor saat Pengukuhan Guru Profesional PPG Guru Madrasah Batch 4 Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Serba Guna KH Ahmad Hanafiah UIN Raden Intan Lampung, Rabu (3/6/2026).

Pada kesempatan itu, sebanyak 991 peserta dikukuhkan sebagai Guru Profesional setelah dinyatakan lulus dari total 995 peserta yang mengikuti program. Tingkat kelulusan mencapai 99,60 persen.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa prosesi pengukuhan bukan sekadar menandai berakhirnya proses akademik, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab besar sebagai pendidik profesional.

"Momentum pengukuhan ini bukan hanya menjadi simbol selesainya sebuah proses akademik, tetapi menjadi awal dari amanah besar sebagai pendidik profesional," ujarnya.

Menurutnya, profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan pengabdian untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual.

Rektor mengatakan perkembangan teknologi yang berlangsung cepat menuntut guru untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi. Transformasi pembelajaran berbasis teknologi, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta perubahan karakter dan pola belajar generasi muda menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh pendidik.

Karena itu, ia menekankan pentingnya menjadikan guru sebagai pembelajar sepanjang hayat yang kreatif, inovatif, adaptif, serta tetap menjunjung tinggi etika dan profesionalisme.

"Guru masa kini harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, yang kreatif, inovatif, adaptif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika serta profesionalisme," katanya.

Rektor juga menegaskan komitmen UIN Raden Intan Lampung dalam mencetak guru profesional yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, sekaligus berlandaskan nilai-nilai spiritual dan moral yang kuat.

Ia mengakui bahwa program studi keguruan saat ini masih menghadapi berbagai kritik terkait relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Namun, menurutnya, para lulusan PPG yang dikukuhkan menjadi bukti bahwa pendidikan profesi guru mampu menghasilkan tenaga pendidik yang siap menjawab tantangan tersebut.

"Melalui program PPG ini sebanyak 991 orang siap menjadi bukti hidup, bukti nyata untuk menjawab kritisisme tersebut," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, guru pamong, panitia, dan berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Program PPG di UIN Raden Intan Lampung.

Kepada para guru profesional yang baru dikukuhkan, ia berpesan agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika profesi, serta terus meningkatkan kompetensi.

"Jadilah guru yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga mendidik dengan keteladanan dan kasih sayang. Sebab keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kekuatan karakter dan akhlak mulia," pesannya.

Prof. Wan Jamaluddin berharap para lulusan PPG UIN Raden Intan Lampung dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, baik di Provinsi Lampung maupun di tingkat nasional, serta memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan bermartabat. (ril)